Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ambrol Digerus Banjir, Jembatan Misjah Songgon Banyuwangi Segera Diperbaiki

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 2 Juli 2025 | 18:38 WIB
Jembatan Misjah di Songgon Banyuwangi segera diperbaiki.
Jembatan Misjah di Songgon Banyuwangi segera diperbaiki.

RADARBANYUWANGI.ID - Perbaikan Jembatan Misjah di Dusun Jajangan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon yang ambrol karena diterjang banjir pada Minggu (27/6) dini hari, akan segera diperbaiki.

Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Pemukiman (DPUCKPP) Banyuwangi meninjau jembatan penghubung Desa Sumberbulu dan Desa Parangharjo.

Kedatangan petugas dari DPUCKPP Banyuwangi itu, untuk melakukan survey dan pengukuran kerusakan sayap jembatan yang ambruk.

“Kami sudah melakukan pengukuran menyeluruh terhadap kerusakan akibat jembatan yang ambrol itu,” kata Koordinator UPTD DPUCKPP Rogojampi, Jumaadin.

Menurut Jumaadin, saat ini tengah digambar rancangan perbaikannya. Jika bisa cepat diselesaikan, maka akan segera dilakukan perbaikan.

“Jika hari ini (kemarin) rampung, besuk (hari ini) sudah bias diperbaiki,” katanya saat ditemui di lokasi jembatan ambrol.

Jumaadin yang datang bersama pihak pemborong dan konsultan menyampaikan, kerusakan bagian sayap jembatan itu selebar lima meter dan panjang 2,5 meter dengan kedalaman rata-rata lima meter.

“Pengerjaannya dengan cara penguatan pondasi di bagian yang rusak itu. Material segera datang, tapi ditunda karena jalur ini dilewati atlet balap sepeda (Saat Kejurnas Balap Sepeda 2025),” terangnya.

Dengan kerusakan yang tidak rumit, Jumaadin mentargetkan jembatan yang jadi akses utama kendaraan logistik masuk ke wilayah Kecamatan Songgon ini, akan rampung dalam waktu sebulan.

“Semoga tidak ada gangguan cuaca seperti hujan dan yang lain. Normalnya, pekerjaan ini selesai sebulan atau sebulan setengah,” tandasnya.

Pada pelaksana proyek itu, ia berpesan agar memindahkan pipa Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) yang tertanam di dalam pondasi.

Diduga kerusakan jembatan itu salah satunya akibat pipa yang bocor dan menggerus struktur tanah dari dalam.

“Kami temukan di dalam ada pipa yang kemungkinan bocor, itu harus dipindah nanti. Ditaruh di luar saja agar tidak keropos,” katanya.

Plt Camat Songgon, M Norawi berharap pengerjaan Jembatan Misjah bisa cepat rampung. Sebab, itu akses utama pengiriman logistik di wilayahnya.

“Sementara ini truk roda enam kami alihkan karena berbahaya. Itu membuat pengiriman logistik ke pasar sedikit memutar,” tandasnya.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, hujan deras yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi selatan sejak Sabtu (28/6), membawa petaka.

Di wilayah Kecamatan Songgon, tingginya curah hujan membuat debit air di Sungai Badeng naik drastis.

Air sungai yang berwarna cokelat dengan membawa material batu, membuat Jembatan Misjah di sayab bagian barat ambrol.

Pengguna jalan yang akan melintas di jembatan penghubung Desa Sumberbulu dan Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon itu harus ekstra hati-hati, Minggu (29/6).

“Ambrolnya tengah malam tadi, sekitar pukul 03.00,” kata salah satu warga yang rumahnya berdekatan dengan titik bencana, Ashari, 62, asal Dusun Jajangan, Desa Sumberbulu.

Menurut Ashari, jembatan yang ambrol itu hanya berjarak sekitar lima meter dari rumahnya. Itu terjadi karena turun hujan deras yang tidak kunjung berhenti.

“Kemarin debit airnya besar hingga menggerus sisi jembatan yang ambrol itu. Sekarang ini sudah lumayan mengecil (debit),” katanya seraya menunjuk titik kerusakan.

Baca berita menarik lainnya di Google News Jawa Pos Radar Banyuwangi. 

Editor : Agung Sedana
#songgon #jembatan #banyuwangi