RADARBANYUWANGI.ID – Seorang pelajar SMA asal Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Badeng, Sabtu (28/6).
Korban adalah Sahril Hamdani, 16, yang terbawa arus deras sungai usai terjatuh bersama ayahnya dari sepeda motor.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, Sahril berboncengan dengan ayah kandungnya, Agus Halim, melintasi jalan setapak di sisi sungai dengan mengendarai motor Suzuki Shogun warna biru.
Kondisi jalan yang licin akibat gerimis sejak pagi membuat motor yang mereka tumpangi terpeleset dan terjerumus ke sungai.
"Sepeda motor yang mereka kendarai tergelincir karena jalan tanah yang licin dan ambles. Mereka berdua jatuh ke sungai," ujar Kapolsek Songgon AKP Pudji Wahyono saat dikonfirmasi.
Agus Halim sempat berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke daratan. Namun, sang anak terbawa arus sungai bersama sepeda motornya.
Menurut keterangan polisi, korban sempat terlihat berusaha berpegangan pada akar pohon di tepi sungai.
"Saat itu, ayah korban mencoba mencari batang bambu atau kayu untuk menolong anaknya. Namun, saat kembali, korban sudah tidak terlihat di lokasi," terang AKP Pudji.
Warga sekitar yang mendengar kejadian itu langsung berdatangan dan berusaha melakukan pencarian secara manual. Informasi tersebut juga cepat menyebar ke petugas.
Tim gabungan dari BPBD Banyuwangi, Polairud, Polsek Songgon, serta sejumlah relawan dan pihak kecamatan langsung diterjunkan untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
"Hingga saat ini kami masih terus melakukan penyisiran dan pencarian korban di beberapa titik aliran sungai," tambah AKP Pudji.
Debit air Sungai Badeng saat kejadian diketahui dalam kondisi meningkat tajam akibat hujan yang terjadi di hulu sungai.
Hal itu membuat proses pencarian terkendala derasnya arus dan medan yang cukup sulit diakses.
Pencarian dijadwalkan dilanjutkan hingga kondisi memungkinkan. Pihak keluarga korban berharap putra mereka bisa segera ditemukan. (*)
Editor : Ali Sodiqin