RadarBanyuwangi.id - Pengguna jalan yang biasa melintasi jalur Gumitir, Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, harus siap-siap. Ada kemungkinan jalur utama jurusan Kabupaten Banyuwangi-Jember itu akan ditutup untuk sementara, Rabu (25/6).
Kordinator Relawan Gumitir, Wiji Hariyanto mengatakan, penutupan jalur itu bertujuan untuk perbaikan sejumlah titik jalan yang berkelok-kelok tersebut. “Pagi ini (kemarin) memang ada pesan berantai, informasinya akan ada penutupan. Kami juga bertemu rekan-rekan Dishub (Provinsi) untuk diberi sosialisasi,” katanya.
Hanya saja, terang dia, titik-titik perbaikan itu dilakukan di wilayah Kabupaten Jember, seperti di tikungan Mbah Singo dan Watu Gudang yang masuk Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. “Kemungkinan di situ, karena titik-titik itu yang paling rawan terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Meski sudah bertemu dengan Dishub dan diberi sosialisasi, Wiji menyebut kepastian itu masih akan menunggu pertemuan sejumlah stakeholder terkait, seperti Ditlantas Polda Jatim dan jajaran Dishub. “Pertemuannya minggu depan. Untuk sekarang ini masih sosialisasi. Sosialisasinya mulai Selasa (24/6) sampai Rabu (23/7),” ucapnya.
Sosialisasi itu, kata dia, akan dilakukan lewat media sosial maupun penempatan banner di simpang jalan utama. “Baik dari arah Banyuwangi ke Jember maupun sebaliknya. Dan juga penempatannya di exit tol Leces dan lampu merah Kota Probolinggo," terangnya.
Menurut informasi yang diterima, kata Wiji, saat mulai pengerjaan pada akhir Juli 2025, akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas. Mulai 24 Juli sampai 24 September 2025, akan dilakukan tutup total. “Dari informasi ini disebabkan pihak pelaksana menggunakan alat bor pile yang memerlukan metode kerja dengan menutup arus lalu lintas dari dua arah,” cetusnya.
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetyanto, mengaku juga mendapat informasi tersebut. Namun belum berani memberikan kepastian penutupan jalur itu. “Kami juga dapat informasi itu, tapi belum ada koordinasi lagi,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi