Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Umbulsari Jember Gempar! Bos dan Ayah Kandung Dibacok Hingga Meninggal

Ali Sodiqin • Jumat, 13 Juni 2025 | 16:54 WIB
Ilustrasi pelaku pembunuhan ditangkap polisi. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
Ilustrasi pelaku pembunuhan ditangkap polisi. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID — Warga Dusun Sumberejo, Desa/Kecamatan Umbulsari mendadak gempar, Selasa malam (10/6/2025).

Seorang pemuda bernama Imam Nur Hakiki (27) mengamuk dan membacok empat orang, dua di antaranya tewas, termasuk ayah kandungnya sendiri.

Seperti dilansir dari Jawa Pos Radar Jember, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di rumah juragan korban, Armanu (57).

Awalnya, Imam mendatangi rumah Armanu bersama temannya, Helmi, untuk meminta uang upah memetik jeruk. Setelah menerima uang, mereka pulang.

Namun tak berselang lama, Imam kembali ke rumah korban. Kali ini ia datang sendiri, sambil membawa dua buah celurit.

“Temannya, Fendik, sempat diajak ikut, tapi menolak,” ujar Kapolsek Umbulsari AKP Dian Eko Timuriyono.

Sesampainya di rumah korban, Imam langsung mengayunkan celurit ke tubuh Armanu yang sedang berada di ruang tengah hanya mengenakan sarung. Luka parah membuat korban tewas di tempat. Usai itu, Imam pulang ke rumah.

Bukannya tenang, Imam justru kembali mengamuk. Ayah kandungnya, Imam Syafi’i (52), menjadi sasaran berikutnya hanya karena menegur aksi brutal putranya.

“Korban mengalami luka di bagian tubuh dan sempat dibawa ke Puskesmas Umbulsari, namun meninggal dunia,” ujar Dian.

Tak hanya itu, pelaku juga membacok pamannya hingga mengalami luka serius dan harus dirujuk ke RSD Balung.

“Beruntung warga cepat menghubungi petugas piket Polsek. Pelaku berhasil dibekuk, meski sempat melawan dan berontak saat ditangkap,” lanjut Kapolsek.

Baca Juga: Penerima Program MBG di Jember Berkurang 900, Ini Penyebabnya

Istri korban, Farida, yang tengah hamil 8 bulan, juga menjadi korban kekerasan Imam. Saat ini ia masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Umbulsari.

Pelaku akhirnya diamankan dan langsung digelandang ke Mapolres Jember untuk penyidikan lebih lanjut.

“Motif awal diduga dipicu persoalan pribadi usai menerima upah. Tapi pelaku membawa senjata tajam dari rumah, jadi ada unsur perencanaan,” pungkas mantan Kapolsek Tempurejo itu. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Pembacokan #ayah dibunuh anak kandung #jember