Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gunung Raung Meletus Lagi, Kolom Abu Capai 750 Meter, Warga Diminta Waspada

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 11 Juni 2025 | 18:32 WIB
Gunung Raung kembali erupsi 11 Juni 2025.
Gunung Raung kembali erupsi 11 Juni 2025.

RADARBANYUWANGI.ID - Gunung Raung, salah satu gunung api aktif di Indonesia, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Rabu (11/6).

Gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember ini memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 750 meter dari puncaknya yang memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut.

Informasi mengenai peningkatan aktivitas ini disampaikan oleh Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung yang berada di Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.

Pengamat PPGA Raung, Agung Tri Subekti, menjelaskan bahwa erupsi kali ini ditandai dengan aktivitas seismik yang didominasi oleh tremor menerus.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah timur laut serta timur.

"Gunung Raung kembali erupsi. Rekaman seismik didominasi oleh tremor menerus selama erupsi berlangsung," ujar Agung.

Lebih lanjut, Agung menyebutkan bahwa sejak akhir April 2025, Gunung Raung telah menunjukkan tren peningkatan aktivitas meskipun bersifat fluktuatif. Gejala tersebut terlihat dari meningkatnya frekuensi gempa hembusan dan gempa tektonik.

Sebagai langkah mitigasi, PPGA Raung telah memberikan peringatan kepada masyarakat dan para pendaki untuk tidak mendekati area kawah dalam radius 3 kilometer.

Pengumuman ini juga telah disampaikan secara berkala kepada instansi terkait serta pos pendakian di Kalibaru.

Gunung Raung saat ini berada pada status waspada atau level II, sesuai rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Agung mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada dan mematuhi larangan memasuki area berbahaya, termasuk menuruni kaldera dan bermalam di sekitar kawah.

“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan dilarang mendekati pusat erupsi di kawah puncak dalam radius 3 kilometer,” tegasnya. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#gunung raung