RADARBANYUWANGI.ID – Sebuah rumah milik warga di Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, ludes dilalap si jago merah, Selasa malam (10/6).
Tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 300 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.28 WIB. Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu kamar tengah.
Percikan api pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat api menyala dari arah jendela.
"Percikan api itu muncul dan kemudian membesar akibat banyaknya barang mudah terbakar di dalam kamar," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan, Rabu (11/6).
Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun karena tiupan angin yang cukup kencang, api dengan cepat menjalar dan membakar seluruh bagian rumah.
"Warga kemudian menghubungi call center kami. Tim dari Mako Induk dan Sektor Srono langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penanganan," tambah Yoppy.
Rumah yang terbakar diketahui milik Nur Gatot Sunardi (51). Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang berada di rumah saudaranya.
Tidak ada aktivitas apapun di dalam rumah saat insiden berlangsung.
"Tim berhasil melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain," tandas Yoppy.
Bangunan utama dan sebagian besar isi rumah dilaporkan habis terbakar.
Petugas Damkar mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. (*)
Editor : Ali Sodiqin