RadarBanyuwangi.id - Momen Hari Raya Idul Adha tetap dirasakan oleh para siswa SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara, Genteng, Banyuwnagi dengan penuh suka cita. Meski di tengah pekan ujian, ratusan siswa yang mayoritas berasal dari luar pulau itu, melaksanakan Salat Id berjamaah di Masjid At Tarbawi milik sekolah, Jumat (6/6).
Dalam Salat Id ini, bertugas sebagai imam sekaligus khatib mubaligh kondang asal Kecamatan Rogojampi, KH Abdul Ghofar. Salat ied di Masjid AT Tarbawi Smadatara itu, juga dihadiri Kepala Smadatara, H Mujib, dewan guru, dan karyawan. “Alhamdulillah, hari ini keluarga besar SMAN 2 Taruna Bhayangkara menggelar Salat Id berjamaah di sekolah. Ini diikuti siswa kelas X dan XI,” katanya.
Menurut Mujib, pada Hari Raya Kurban tahun ini, Smadatara akan menyembelih tiga ekor sapi dan 21 ekor kambing yang semua sumbangan dari orang-orang baik. Hanya saja, penyembelihan akan dilaksanakan pada Sabtu (7/6). “Itu sumbangan dari saya, dewan guru, serta para wali taruna. Dagingnya akan diserahkan kepada masyarakat sekitar,” cetusnya.
Sumbangan dari pihak lain termasuk dari taruna itu, lanjut dia, selaras dengan pesan yang ingin ditekankan kepada siswanya. Pesan tersebut, soal ketaatan kepada orang tua dan guru, serta rasa mau berkorban guna mencetak siswa yang dermawan. “Insya Allah dengan ini siswa bisa memetik pelajaran berharga,” ungkapnya.
Mujib menyampaikan rasa terima kasih kepada KH Abdul Ghofar yang menyempatkan waktunya dan bersedia menjadi imam sekaligus khatib Salat Id di sekolahnya. “Saya ingin Ustad Ghofar memberikan pesan kepada siswa. Untuk mengundang ini, saya sudah menghubungi beliau sejak empat bulan lalu,” tandasnya.
Dalam kutbahnya, KH Abdul Ghofar menceritakan kisah inspiratif tentang keluarga Nabi Ibrahim AS. Menurutnya, itu menggambarkan ketaatan umat kepada Tuhannya. “Maka dalam kutbah ini, saya berpesan agar para siswa istiqomah melaksanakan salat lima waktu. Taat kepada orang tua dan guru, Insya Allah akan mmbawa hal baik dan kesuksesan,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi