Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Polisi Akan Segera Copot Police Line di Lokasi Pengeroyokan Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran

Zamrozi Wahyu • Kamis, 5 Juni 2025 | 16:25 WIB
TKP: Police Line yang melintang di lokasi pengeroyokan di Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran masih belum dicopot Rabu (4/6).
TKP: Police Line yang melintang di lokasi pengeroyokan di Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran masih belum dicopot Rabu (4/6).

Radarbanyuwangi.id Garis polisi atau police line yang dipasang di lokasi penganiayaan hingga menewaskan Wiryadinanto, 20, asal Dusun Karangrejo, Desa/Kecamatan Cluring masih belum dicopot polisi. Hingga Rabu (4/6), di lokasi kejadian warung tepi sungai Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran masih menjadi perhatian warga.

Apalagi di tengah garis polisi, ada batu nisan, ucapan belasungkawa, dan foto korban beserta bunga, membuat banyak warga yang melintas menjadi penasaran. “Akan kami copot, kalau tidak sore ya malam,” kata Kapolsek Gambiran, AKP Badrodin Hidayat pada Jawa Pos Radar Genteng, Rabu (4/6).

Pencopotan garis polisi yang menjadi lokasi penusukan hingga satu korban tewas pada Sabtu (31/5) sekitar pukul 22.00 itu, jelas dia, atas permintaan dari masyarakat sekitar. “Saya sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Banyuwangi dan olah TKP juga sudah selesai, jadi sudah cukup,” ujarnya.

Ketua Polmas Desa Gambiran, Hadi Winarto mengatakan, masyarakat sekitar TKP menginginkan police line segera dicopot. Sebab, dengan ada garis polisi menjadi perhatian publik. “Saya sudah berkoordinasi dengan Polsek Gambiran untuk mencopot police line, dan akan segera dicopot,” katanya.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, dituding melecehkan penyanyi lokal, Sabrina, 20, dengan berkomentar tidak senonoh di akun TikTok milik sang artis, Wiryadinanto, 20, asal Dusun Karangrejo, Desa/Kecamatan Cluring tewas, dihajar dan ditusuk pakai senjata tajam (sajam) jenis karambit oleh Kuncoro, 22, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran pada Sabtu (31/5) sekitar pukul 22.00.

Sebelum kejadian, Sabrina mengajak ketemu korban di warung es teler Dusun Gembolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Gambiran. “Korban datang sendirian, saat itu Sabrina sudah ada di lokasi bersama dua temannya perempuan berinisial ER, 20, dan teman laki-laki DB, 19. Sedang pelaku belum datang,” terang  Kapolsek Gambiran, AKP Badrodin Hidayat.

Setelah menuggu beberapa saat, terang Kapolsek, pelaku datang dengan naik motor Yamaha N-Max. Tanpa banyak bicara, Kuncoro langsung menyerang korban menggunakan sajam yang sudah dibawa dari rumah. “Pelaku marah besar melihat komentar korban di akun milik pacarnya,” katanya.(cw3/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#polisi #penyanyi lokal #tiktok #police line #pengeroyokan