RADARBANYUWANGI.ID - Insiden kebakaran lahan milik Koperasi Unit Desa (KUD) terjadi di Dusun Krajan, Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Sabtu malam (31/5). Ironisnya, kejadian itu merupakan kali keempat kebarakan melanda lahan kosong tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 itu diduga kuat akibat pembakaran sampah. Api lantas membesar dan menjalar ke material rongsokan yang berada di lahan kosong tersebut.
Peristiwa kebakaran itu dilaporkan oleh Sunaryo, warga sekitar setelah dirinya melihat asap dan kobaran api di lahan kosong yang terletak di selatan Jembatan Tambong.
Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar satu jam, tim akhirnya berhasil memadamkan kobaran api.
"Objek yang terbakar adalah lahan kosong milik KUD Desa Pakistaji. Di lahan tersebut terdapat tumpukan rongsokan seperti plastik, kertas, kardus, dan botol kaca. Akibatnya, kobaran api sempat membesar," ujar Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi Yoppy Bayu Irawan.
Menurut keterangan saksi Sunaryo, imbuh Yoppi, kebakaran di lokasi yang sama sudah terjadi sebanyak empat kali.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. "Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material rongsokan itu saja," katanya.
Yoppy mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah di lahan kosong. Terutama di area yang berdekatan dengan material mudah terbakar demi mencegah kejadian serupa terulang.
“Jangan melakukan pembakaran sampah, apalagi dekat dengan permukiman atau barang yang mudah terbakar," imbaunya. (rio/sgt)
Editor : Lugas Rumpakaadi