RADARBANYUWANGI.ID – Belakangan ini, aktivitas vulkanik Gunung Raung yang membentang di wilayah Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember, patut diwaspadai. Dalam laporan yang dirilis oleh Agung Tri Subekti, petugas di Pos Pengamatan Gunungapi Raung untuk periode 29 Mei 2025, gunung setinggi 3.332 meter di atas permukaan laut ini masih berada pada Level II atau Waspada.
Gunung Raung memperlihatkan tanda-tanda aktivitas yang perlu diwaspadai. Asap putih dari kawah terpantau naik hingga ketinggian 750 meter dari puncak, dengan intensitas bervariasi dari tipis hingga tebal.
Asap tersebut memiliki tekanan lemah dan menunjukkan adanya aktivitas di dalam sistem vulkanik.
PVMBG juga mencatat aktivitas kegempaan yang terdiri dari enam kali gempa hembusan dan dua gempa tektonik jauh.
Durasi gempa hembusan berkisar 32–60 detik, sementara gempa tektonik berlangsung lebih lama, antara 55 hingga 210 detik, dengan amplitudo maksimum mencapai 17 mm.
Selain itu, tremor menerus atau microtremor terus terekam sepanjang hari dengan amplitudo dominan 1 mm.
Dari sisi meteorologi, cuaca di sekitar Gunung Raung terbilang dinamis, kadang cerah, berawan, hingga turun hujan ringan dengan curah hujan harian mencapai 9 mm.
Suhu udara berada di kisaran 20 hingga 33 derajat Celcius, sementara angin bertiup lemah ke arah timur dan selatan.
Mengingat kondisi yang masih labil, PVMBG menegaskan agar masyarakat, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati kawah puncak dalam radius 3 kilometer. Aktivitas seperti menuruni kaldera atau bermalam di kawasan kawah juga sangat tidak dianjurkan.
Editor : Agung Sedana