RADARBANYUWANGI.ID — Tim SAR gabungan terus melanjutkan operasi pencarian terhadap dua Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Nelayan Gardan yang dilaporkan hilang di Perairan Sembulungan, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
Memasuki hari kedua operasi pada Minggu (25/5), hasil pencarian masih belum membuahkan hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya melaporkan bahwa operasi SAR dimulai pada pukul 07.00 WIB dengan pelaksanaan apel dan briefing pembagian Search and Rescue Unit (SRU), dilanjutkan dengan penyisiran area sesuai Rencana Operasi (Renops) yang telah ditentukan.
Pukul 17.00 WIB, operasi SAR dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 26 Mei 2025 pukul 07.00 WIB.
Identitas Korban yang Dilaporkan Hilang:
- Pairin (50 tahun) – Warga Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.
- Hary (54 tahun) – Warga Dusun Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
Total korban dalam insiden ini adalah dua orang dengan status:
- Selamat (S): 26 orang
- Meninggal Dunia (MD): 1 orang
- Dalam Pencarian (DP): 2 orang
Unsur SAR yang Terlibat:
Sebanyak 60 personel dari berbagai instansi dan relawan turut serta dalam operasi pencarian, antara lain:
- Pos SAR Banyuwangi
- Polairud Banyuwangi
- Pos AL Muncar
- BPBD dan Damkar Banyuwangi
- Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Jatim
- KSOP Banyuwangi
- Satpol PP, TAGANA, RAPALA, RAPI, BARAC, dan Agen Informasi Bencana Banyuwangi
- Ambulans Koin Dhuafa
- Nelayan setempat
Peralatan dan Armada yang Dikerahkan:
- Rescue Car, perahu karet (PK) dan motor tempel, Aqua Eye, alat komunikasi, peralatan medis dan water rescue.
- Alat potensi SAR: 2 unit perahu nelayan dan 1 set PK BPBD Banyuwangi.
Kondisi Cuaca di Lokasi:
- Arah angin dari utara dengan kecepatan 14–16 knot.
- Cuaca cerah hingga mendung.
- Tinggi gelombang berkisar 0,5–0,8 meter.
- Arah arus ke utara dengan kecepatan 0,56–1,27 m/s.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan esok hari dengan harapan menemukan kedua korban yang masih hilang.
Kantor SAR Surabaya berkomitmen untuk mengerahkan seluruh sumber daya dan potensi demi keselamatan serta evakuasi korban. (*)
Editor : Ali Sodiqin