RADARBANYUWANGI.ID - Satu ekor sapi milik warga Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, ditemukan mati di tengah hutan Baluran, Jumat (23/5).
Hewan tersebut ditemukan sudah dijagal. Dagingnya yang bagus-bagus dibawa kabur oleh maling.
Hasan Asyari, warga Desa Sumberwaru, mengatakan sapi ditemukan oleh salah satu warga yang kebetulan mengawal sapi ke tengah hutan. Dia tanpa sengaja melihat satu ekor sapi dalam kondisi terjagal.
"Kepala serta kaki depan dan belakang dipotong. Badannya masih utuh, kemungkinan besar dipotong malam hari oleh pelakunya. Kami baru mengetahui pagi hari," ungkapnya.
Dilihat dari kondisinya, terang Hasan, pelaku nampaknya melumpuhkan sapi dengan cara ditembak sebelum dagingnya dieksekusi. Terbukti ada bekas peluru pada bagian kepala sapi tepat di bawah telinga kanan.
“Daging yang diambil hanya bagian paha saja. Pelakunya tidak mungkin satu orang, ini cara ngulit kulitnya cukup rapi,” ungkap Hasan.
Dia mengatakan, seolah sudah menjadi kebiasaan, mendekati hari raya Idul Adha atau Idul Fitri, bakal banyak maling sapi dengan cara menjagal.
“Tapi dari sekian kasus jagal sapi belum ada satu pun pelaku yang terungkap. Jadi warga sudah malas mau laporan ke polisi,” ujar Hasan.
Kapolsek Banyuputih AKP Hasan Bisri melalui Kanit Reskrim Imam Kurtubi membenarkan kejadian tersebut. Namun, pemilik sapi tidak ada yang laporan kehilangan ke Kantor Polsek.
“Kalau ada sapi dijagal kami dapat infonrmasinya, tapi belum ada yang laporan,” pungkasnya. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin