Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Imbas Karyawan Mogok Kerja, Wisata Pasir Putih Situbondo Ditutup

Moh Humaidi Hidayatullah • Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:15 WIB
BUTUH PEMASUKAN: Kondisi pedagang di wisata bahari Pasir Putih Kecamatan Bungatan, sepi pembeli, Jumat (23/5).
BUTUH PEMASUKAN: Kondisi pedagang di wisata bahari Pasir Putih Kecamatan Bungatan, sepi pembeli, Jumat (23/5).

RADARBANYUWANGI.ID - Penutupan wisata bahari Pasir Putih Situbondo karena karyawan yang tak kunjung digaji, dianggap tidak berdampak kepada sejumlah pedagang.

Sebab, meskipun objek wisata tersebut beroperasi, pedagang di dalam kawasan tetap sepi pembeli. Misalnya, tidak sedikit pengunjung yang membawa nasi sendiri untuk makan-makan di pinggir pantai.

Pedagang yang berada di area wisata Pantai Pasir Putih mengaku tidak kaget dengan penutupan pintu masuk.

Apalagi, pengunjung lokal yang sudah paham ke Pantai Pasir Putih masih bisa lewat pintu sebelah timur. Mereka bisa berjalan mengikuti bibir pantai.

“Pintu masuk ke Pasir Putih banyak, kalau ini (di barat) tutup, pengunjung tetap bisa lewat di pintu masuk sebelah timur. Pintunya ada juga yang di pinggir pantai ,” ujar salah satu pedagang, IN, 40, Jumat (23/5).

Dikatakan IN, penutupan pintu akses ke Pantai Pasir putih tidak akan berlangsung lama. Pada hari libur bisa saja dibuka karena banyak pengunjung yang datang. Apalagi penutupan hanya dilakukan oleh karyawan yang tidak punya kekuatan lebih.

“Paling ini tutup sementara, nanti kalau sudah ada pihak (Dinas) Pariwisata turun tangan, mungkin dibuka lagi. saya tidak yakin, kalau hari libur tetap dibuka. Tapi lucu penutupan ini, baru sekarang Pasir Putih ditutup,” tegas IN.

Dia mengaku, bahwa penutupan wisata dianggap tidak berdampak kepada pedagang di kawasan Wisata Pantai Pasir Putih. Sebab, meski buka, pedagangtetap saja sepi pembeli. Itu akibat manajemen Pasir Putih yang kurang tegas dan kreatif.

“Yang berkunjung ke kawasan wisata Pantai Pasir Putih masih ada. Tapi saat banyak pengunjung pun, itu tidak menguntungkan bagi kami (pedagang). Pengunjung banyak yang membawa makan sendiri, bahkan ada yang membawa alat memasak lalu makan bareng di pinggir pantai,” ucap IN.

Diberitakan sebelumnya, wisata bahari Pasir Putih, ditutup, Kamis lalu (22/5). Puluhan karyawan wisata andalan kota santri mogok kerja. Sebab gaji periode bulan april belum diberikan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo mengambil langkah cepat untuk menangani persoalan gaji puluhan karyawan eks Perusahaan Daerah (Perusda) Pasir Putih yang belum dibayarkan.

Akibat keterlambatan pembayaran gaji tersebut, puluhan karyawan melakukan aksi mogok kerja dengan menutup pintu masuk ke kawasan Wisata Bahari Pasir Putih pada Kamis (22/5) lalu.

Menanggapi mogok kerja karyawan BUMD tersebut, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menjelaskan bahwa Pemkab Situbondo tidak menutup mata terhadap persoalan karyawan Pasir Putih. Pihaknya terus mencari solusi terbaik untuk segera mencairkan gaji mereka.

Dia juga menegaskan bahwa Wisata Pasir Putih tetap buka seperti biasa dan tidak akan ditutup untuk wisatawan. "Pesan saya, tetap tenang," pungkasnya. (mg1/hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#pasir putih situbondo #Yusuf Rio Wahyu Prayogo #mogok kerja #Wisata ditutup