RADARBANYUWANGI.ID – Akibat terlalu jauh menjaring ikan sampai ke tengah laut, seorang nelayan asal Desa Sumberanyar, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, tewas tenggelam di Pantai Bimo pada Minggu (18/5) sore.
Jenazah pria bernama Sutikno, 48, tersebut selanjutnya dibawa ke rumah duka setelah warga melakukan pencarian di area penjaringan ikan.
Kejadian bermula saat Sutikno pergi bersama rekannya, Hariyanto, 49, untuk menjaring ikan di Pantai Bimo pada Minggu (18/5) sekitar pukul 15,00.
Saat itu Hariyanto yang melihat Sutikno asyik menebar jaring memperingatkan agar dia tidak terlalu ke tengah.
Usai mengingatkan Sutikno, Hariyanto kemudian pergi ke pinggir pantai untuk mengambil jaring tambahan. Saat itulah Hariyanto tak lagi melihat keberadaan korban.
Hariyanto sempat melakukan pencarian ke sekitar pantai. Namun selama 30 menit pencarian, korban tak kunjung ditemukan.
Hariyanto lalu meminta pertolongan kepada warga sekitar, kemudian informasi itu diteruskan kepada pihak berwajib.
”Korban ditemukan pukul 17.00 WIB. Setelah itu kami bersama petugas kesehatan datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan,” kata Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan
Jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga bisa menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi mayat.
”Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, korban meninggal dunia kurang lebih 1 jam sebelum ditemukan. Dugaannya akibat tenggelam,” pungkas Eko. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin