Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Malu Ada Tamu dari Jauh, Warga Sukamade Banyuwangi Iuran Perbaiki Jalan dan Jembatan yang Rusak

Salis Ali Muhyidin • Minggu, 30 Maret 2025 | 07:40 WIB
GUYUB: Warga Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran gotong royong memperbaiki jembatan menjelang Lebaran, Kamis (27/3).
GUYUB: Warga Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran gotong royong memperbaiki jembatan menjelang Lebaran, Kamis (27/3).

RADAR BANYUWANGI– Kampung terpencil di wilayah Selatan Banyuwangi, Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, mulai bersolek menyambut Lebaran 2025.

Sekitar 200 Kepala Keluarga (KK) yang ada di kampung tersebut, iuran untuk membenahi sejumlah fasilitas umum menuju kampungnya, Kamis (27/3).

Kepala Dusun (Kadus) Sukamade, Desa Sarongan, Feri Nafaro menyampaikan, sejak sepekan lalu warga gotong royong memperbaiki rakit yang biasa digunakan untuk menyeberangi sungai.

“Rakitnya kita fungsikan seabagai jembatan, sekarang dari ujung ke ujung ada papannya untuk penyeberangan,” katanya.

Jembatan rakit sepanjang 20 meter yang membentang Sungai Sukamade itu, terang dia, saat ini sudah memasuki babak akhir pengerjaan. Jika tidak ada gangguan cuaca, saat Lebaran nanti sudah bias dilalui.

“Kami malu kalau sampai Lebaran jalannya tidak bisa dilewati, mungkin ada pemudik atau keluarga jauh akan silaturahmi ke tempat kami,” tandasnya.

Selain memperbaiki rakit tersebut, Feri menyebut warga juga memperbaiki jembatan sebelum masuk kampungnya selebar tiga meter dengan panjang 11 meter.

Kondisi kayu yang mulai lapuk, membuat warga was-was sehingga melakukan perbaikan. “Jembatan itu dibangun 2016, baru ini dibenahi karena kayunya mulai lapuk,” tandasnya.

Sementara itu, perbaikan jalan yang sempat longsor akibat gerusan air sungai, rupanya juga sudah rampung. Feri mengungkap, perbaikan jalan itu memakan waktu lama lantaran kerap terhenti akibat cuaca buruk.

 “Sebenarnya sedikit demi sedikit dicicil, sekarang sudah rampung,” katanya.

Untuk biaya perbaikan semua fasilitas umum di kampungnya, pria asli Sukamade itu mengungkap warga sepakat iuran lantaran tidak ada anggaran dari desa untuk perbaikan.

Dalam iuran itu, semua warga iuran Rp 10 ribu untuk dibelikan material dan biaya operasional perbaikan. “Jumlah KK ada 280-an, mungkin yang kita tarik sekitar 200 KK saja, karena yang tua-tua kasihan kalau ikut dibebani,” tandasnya.(sas/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#pesanggaran #Perbaiki Jembatan #lebaran #Iuran #perbaiki jalan #banyuwangi #sarongan