Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalan Depan Eks Pasar Loak Genteng Macet Antrean Kendaraan Mengular sampai Depan RSUD Genteng

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 26 Maret 2025 | 15:40 WIB
MENGULAR: Antrean kendaraan roda empat mengular dari jalan simpang empat Dusun krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng sampai depan RSUD Genteng Rabu (25/3).
MENGULAR: Antrean kendaraan roda empat mengular dari jalan simpang empat Dusun krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng sampai depan RSUD Genteng Rabu (25/3).

RadarBanyuwangi.id - Arus lalu lintas di Kota Genteng cukup padat saat memasuki H-6 Lebaran, Rabu (25/3). Ruas jalan di salah satu kota terbesar di Bumi Blambangan itu, macet dengan antrean kendaraan yang cukup panjang. Daerah yang macet itu di Jalan Gajah Mada, Desa Genteng Kulon, dan di Jalan Hasanudin, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Jalan Gajah Mada Genteng macet karena banyaknya pertokoan dan Pasar Induk Genteng 1. Sedang Jalan Hasanudin sering macet karena ada jalan simpang empat, tepatnya depan eks lokasi pasar loak di Dusun Cangaan, Desa Genteng Wetan. “Sejak siang sampai sore macetnya sampai depan RSUD Genteng,” kata Novan Prasetyo, 27, salah satu pengguna jalan.

Padahal pasar loak yang dulunya dianggap salah satu biang kemacetan di lokasi tersebut, jelas dia, sudah lama direlokasi, dan di jalan itu masih sering macet. “Macetnya mulai lampu merah (traffic light) Desa Genteng Wetan,” kata pria asal Kecamatan Srono yang bekerja sebagai kurir paket itu. 

Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, sejumlah ruas jalan termasuk di Jalan Gajah Mada, Desa Genteng Kulon dan Jalan Hasyim Asyari Desa Genteng Wetan, dipadati pengguna jalan. “Arus lalu lintas mulai padat karena pengguna jalan meningkat,” kata Kanit Lantas Polsek Genteng, Iptu Edi Jaka Supaat.

Menurut Edi, upaya penertiban kendaraan parkir yang berjubel di badan jalan depan pertokoan Pasar Genteng, mulai membuahkan hasil. “Kepadatan arus lalin ini juga karena penyempitan badan jalan akibat parkir itu. Setelah diterbitkan, sekarang mulai berkurang kepadatannya, karena badan jalan bisa lebih kebar,” katanya. 

Kepadatan itu, kata dia, lumrah lantaran di H-6 Lebaran ini banyak masyarakat mulai berburu kebutuhan di pusat Kota Genteng. “Sebelumnya di jalan depan Pasar Genteng itu kerap ditemukan sepeda motor yang diparkir sampai dua lajur, sehingga memakan badan jalan. Sekarang sudah tidak,” katanya. 

Sementara itu, terkait kepadatan arus lalin di Jalan KH Hasanudin, kembali mendorong urgensi pelebaran jalan di sekitar eks pasar loak itu untuk segera dilaksanakan. “Rencananya tahun ini akan dilebarkan, saya sudah komunikasi dengan PU (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga) Provinsi (Jawa Timur),” kata Camat Genteng, Satrio.

Menurut Satrio, bila sedang ramai kendaraan yang macet di Jalan Hasanudin bisa sampai di depan Makoramil Genteng yang berjarak sekitar tiga kilometer. Kemacetan itu, karena kondisi jalan yang sempit. "Sebelumnya jalan itu tidak bisa diperlebar karena ada pedagang loak. Tapi belum ada bocoran kapan diperlebar," tandasnya.(sas/abi) 

Editor : Agus Baihaqi
#blambangan #macet #Pasar Genteng #pengguna jalan #polsek genteng #jalan #Provinsi Jawa Timur #kemacetan #traffic light #antrean #rsud genteng #Pertokoan #Badan jalan #pasar induk #pusat kota #kendaraan #Pasar Loak #Dinas Pekerjaan Umum #lalu lintas #jalan simpang #Simpang Empat