Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Sukamade Kembali Terisolasi Seharian Turun Hujan, Air Sungai Meluap

Redaksi • Selasa, 10 Desember 2024 | 15:22 WIB
BANJIR: Gethek yang dibuat penyeberangan warga Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran tidak bisa jalan karena aliran sungai meluap Senin (9/12).
BANJIR: Gethek yang dibuat penyeberangan warga Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran tidak bisa jalan karena aliran sungai meluap Senin (9/12).

RadarBanyuwangi.id – Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) atau sekitar 825 warga yang tinggal di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, kembali terisolasi, Senin (9/12). Gethek yang menjadi satu-satunya alat penyeberangan di perkampungan tengah hutan itu tidak bisa jalan karena air sungai meluap.

Bukan hanya air Sungai Sukamade yang meluap, jalan makadam menuju ke daerah paling luar di Kabupaten Banyuwangi itu, juga terhalang pohon berukuran besar yang tumbang menutup jalan. Pohon itu, juga menimpa kabel listrik. “Listrik di Sukamade padam, kabel tertimpa pohon,” terang Kepala Dusun (Kadus) Sukomade, Desa Sarongan, Feri Nafaro.

Menrut Feri, gara-gara Sungai Sukamade meluap itu ada 300 KK atau 825 warga di daerahnya tidak bisa keluar. Karena gethek yang selama ini menjadi sarana transportasi untuk menyeberangi sungai tidak bisa jalan. “Ada 15 siswa juga tidak bisa ke sekolah,” ungkapnya.

Feri berharap hujan yang beberapa hari ini turun segera berakhir. Sebab, setiap turun hujan deras Sungai Sukamade selalu meluap dan itu warga juga tidak bisa keluar daerah. “Pohon besar tumbang, jalan jadi putus,” ungkapnya.

Menurut Feri, air sungai ini banjir karena di daerahnya hujan turun sejak pagi hingga sore. Malahan, sampai pukul 17.00, di daerahnya masih turun hujan deras. “Setiap tahunnya memang seperti ini, kalau musim hujan akses menuju Sukomade terhambat oleh luapan air, biasanya sehari atau dua hari akan surut tergantung curah hujannya,” tuturnya.

Feri berharap, sulitnya akses menuju Dusun Sukomade, Desa Sarongan, jalan menju ke kampungnya itu lebih diperhatikan. Selain itu, juga dibangun jembatan yang kuat. “Semoga, akses menuju Sukomade segera diperbaiki oleh pemerintah,” harapnya.(cw3/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#daerah #kepala keluarga #jalan #Sukamade #banjir #Air #perkampungan #meluap #sekolah #Kepala Dusun #sarana transportasi #pohon #Sungai #hujan #warga #terisolasi #sarongan