BANGOREJO, Jawa Pos Radar Genteng – Anak sapi atau pedhet berkelamin jantan jenis Simental milik Kukuh Harmono, 40, warga Dusun Gunungsari, Desa/Kecamatan Bangorejo, ini tergolong unik. Pada bagian kepalanya, terlihat tanda cinta berwarna putih.
Anak sapi yang diberi nama Cinta Hero itu, lahir pada Kamis (7/9) di kandang belakang rumah Kukuh. “Begitu lahir langsung ada tanda cinta berwarna putih di dahi pedhet (anak sapi) itu,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng, Senin (9/10).
Saat lahir, Kukuh menyebut anak sapi jantan itu kondisinya sehat. Bahkan, hanya selang beberapa hari sejak dilahirkan, pedhet itu juga aktif berlarian di sekitar kandang. “Sehat, tidak ada cacat atau penyakit sama sekali,” katanya.
Saat kelahiran anak sapi istimewanya itu, bapak satu anak itu menyebut sedang tidak berada di rumah. Ia pergi ke rumah temannya yang tak jauh dari rumahnya. “Diberi kabar istri kalau anak sapi lahir dan punya tanda cinta, saya bergegas pulang,” cetusnya.
Melihat anak sapi dengan tanda unik di bagian dahinya, Kukuh akhirnya memberi nama Cinta Hero. Itu berarti, Cinta karena ada tanda di dahi sedang Hero pejantan yang kuat, “Saya berharap anak sapi ini bisa tumbuh menjadi pejantan yang kuat dan penuh cinta,” terangnya.
Karena usianya yang masih muda, Cinta Hero selalu dekat induknya yang berusia sekitar dua tahun. Saat ini, pedhet itu belum bisa makan batang jagung (tebon) seperti induknya. “Masih menyusu ke induknya,” katanya.
Karena keunikan itu, Kukuh mengaku sempat ada orang yang menawar anak sapi beserta induknya itu dengan harga puluhan juta rupiah. “Penawaran tertinggi Rp 27 juta, ada juga yang menawar dengan barter indukan lain yang lebih besar. Tapi semua saya tolak,” pungkasnya.(gas/abi)
Editor : Agus Baihaqi