Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kecelakaan Adu Moncong di Jalan Raya Rogojampi, Dua Pemotor Tewas

Syaifuddin Mahmud • Rabu, 17 Agustus 2022 | 18:10 WIB
BAWA TOBOS: Sepeda motor Vega RR bernopol P 5080 FT yang dikendarai Solikin hancur setelah terlibat kecelakaan di jalan raya Rogojampi, Senin (15/8) pagi. (Sudarsono for Radar Banyuwangi)
BAWA TOBOS: Sepeda motor Vega RR bernopol P 5080 FT yang dikendarai Solikin hancur setelah terlibat kecelakaan di jalan raya Rogojampi, Senin (15/8) pagi. (Sudarsono for Radar Banyuwangi)

ROGOJAMPI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Dua orang meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya Rogojampi, tepatnya di depan Warles 69, Dusun Kepatihan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Senin pagi (16/8).

Dua korban meninggal adalah Moh. Solikin, 39, warga Dusun Krajan, Desa Tambong, Kecamatan Kabat dan Kateno, 52, warga Dusun Krajan, Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo. Insiden  kecelakaan yang terjadi pukul 05.00 itu melibatkan dua sepeda motor, yaitu Scoopy bernopol W 6991 QAF dengan motor Vega RR bernopol P 5080 FT.

Kapolsek Rogojampi Kompol Sudarsono mengatakan, awalnya Moh. Solikin yang mengendarai motor Vega RR sembari membawa tobos melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di depan Warles 69, Dusun Kepatihan, Desa Kedaleman, dia mendahului kendaraan di depannya.

Mendadak dari arah berlawanan melaju motor Scoopy bernopol P 6991 QAF yang dikendarai Kateno berboncengan dengan anaknya, Berta Dwiki Wahyu Batari, 19. ”Karena jarak yang sangat dekat, kedua kendaraan terlibat tabrakan dari arah depan,” ujarnya.

Akibat peristiwa itu, Solikin meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazahnya langsung dibawa ke Rumah Sakit NU Mangir. Sedangkan Kateno dan Berta Dwiki mengalami luka berat dan dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi. Berhubung  luka di kepala dan wajah cukup parah, Kateno meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Sementara putrinya, Berta Dwiki, mengalami patah tulang kaki kiri dan luka di bagian kepala.

Sudarsono mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat berkendara dengan tetap menjaga keselamatan berlalu lintas. ”Jangan terburu-buru, apalagi ngebut saat mengendarai kendaraan,  akibatnya bisa fatal,” pungkasnya. (ddy/aif/c1)

Editor : Syaifuddin Mahmud
#Adu Moncong #rogojampi #kecelakaan #laka lantas