Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Buru Orang Tua Bayi yang Dibuang, Polisi Data Ibu Hamil di Muncar

Agus Baihaqi • Kamis, 9 Juni 2022 | 23:08 WIB
OLAH TKP: Tim Inafis Polresta Banyuwangi melakukan identifikasi di lokasi penemuan bayi jembatan Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Selasa (7/6). (Salis Ali/Radar Genteng)
OLAH TKP: Tim Inafis Polresta Banyuwangi melakukan identifikasi di lokasi penemuan bayi jembatan Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Selasa (7/6). (Salis Ali/Radar Genteng)
MUNCAR, Radar Genteng - Anggota Unit Reskrim Polsek Muncar langsung terjun ke lapangan, untuk mengungkap identitas orang tua bayi yang diduga telah tega membuang bayinya ke sungai dan ditemukan sudah meninggal di sungai dekat jembatan Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Selasa siang (7/6).

Kapolsek Muncar, AKP Imron mengatakan sudah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bisa mengungkap identitas orang tua bayi berkelamin laki-laki tersebut. “Kami berkomitmen mencari identitas orang tua bayi bernasib malang tersebut,” katnya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (7/6).

Photo
Photo
Kapolsek Muncar AKP Imron. (Salis Ali/Radar Genteng)

Kapolsek menyebut untuk melacak orang tua bayi itu, bukan hanya anggota yang ada Unit Reskrim, anggotanya yang menjabat Bhabinkamtibmas di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Muncar, juga diberi tugas mencari identitas orang tua korban tersebut. “Para Bhabin (Bhabinkamtibmas) kami tugasi membantu mencari orang tua yang tega membuang bayi itu,” katanya.

Untuk mengungkap ibu yang telah melahirkan bayi itu, Kapolsek bekerjasama dengan petugas kesehatan atau para bidan desa. Kerjasama ini, untuk mendata ibu hamil (bumil) yang ada di daerahnya. “Bidan desa biasanya sudah mendata para ibu hamil yang ada di kampungnya,” terangnya.

Selain itu, jelas dia, kerjasama juga akan dilakukan dengan tiga pilar yang ada di desa. Dari mereka itu, diharapkan akan menemukan tititik terang orang tua bayi. “Barangkali di desa ada yang tahu ibu hamil tiba-tiba perutnya sudah tidak besar, itu bisa dicurigai,” cetusnya.

Hanya saja, lanjut Kapolsek, tidak menutup kemungkinan bayi malang itu kiriman dari daerah lain, dan hanyut di sungai hingga di temukan di wilayahnya. “Untuk sementara, kami belum memiliki data apapun tentang bayi dan pelakunya,” pungkasnya.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi
#ibu hamil #Bayi Dibuang #ibu buang bayi #Bayi Malang