Kapolsek Muncar, AKP Imron mengatakan sudah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk bisa mengungkap identitas orang tua bayi berkelamin laki-laki tersebut. “Kami berkomitmen mencari identitas orang tua bayi bernasib malang tersebut,” katnya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (7/6).
Kapolsek menyebut untuk melacak orang tua bayi itu, bukan hanya anggota yang ada Unit Reskrim, anggotanya yang menjabat Bhabinkamtibmas di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Muncar, juga diberi tugas mencari identitas orang tua korban tersebut. “Para Bhabin (Bhabinkamtibmas) kami tugasi membantu mencari orang tua yang tega membuang bayi itu,” katanya.
Untuk mengungkap ibu yang telah melahirkan bayi itu, Kapolsek bekerjasama dengan petugas kesehatan atau para bidan desa. Kerjasama ini, untuk mendata ibu hamil (bumil) yang ada di daerahnya. “Bidan desa biasanya sudah mendata para ibu hamil yang ada di kampungnya,” terangnya.
Selain itu, jelas dia, kerjasama juga akan dilakukan dengan tiga pilar yang ada di desa. Dari mereka itu, diharapkan akan menemukan tititik terang orang tua bayi. “Barangkali di desa ada yang tahu ibu hamil tiba-tiba perutnya sudah tidak besar, itu bisa dicurigai,” cetusnya.
Hanya saja, lanjut Kapolsek, tidak menutup kemungkinan bayi malang itu kiriman dari daerah lain, dan hanyut di sungai hingga di temukan di wilayahnya. “Untuk sementara, kami belum memiliki data apapun tentang bayi dan pelakunya,” pungkasnya.(sas/abi) Editor : Agus Baihaqi