Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ajaib, Bayi Dibuang di Gubuk Pinggir Sawah Masih Hidup

Ali Sodiqin • Minggu, 20 Juni 2021 | 14:00 WIB
ajaib-bayi-dibuang-di-gubuk-pinggir-sawah-masih-hidup
ajaib-bayi-dibuang-di-gubuk-pinggir-sawah-masih-hidup


RadarBanyuwangi.id – Sosok bayi berkelamin laki-laki ditemukan di sebuah gubuk tepi sawah di Dusun Popongan, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, kemarin (17/6). Kali pertama ditemukan, kondisi bayi telanjang dan dikerubungi semut. Selama berada di gubuk, bayi tersebut hanya beralas kain bekas celana warna biru.



Bayi yang masih lengkap dengan potongan tali pusar itu ditemukan kali pertama oleh Danda, salah seorang remaja yang sedang naik sepeda motor dari utara menuju selatan. ”Saya naik motor pelan-pelan, pas nengok ke pondok ada sesuatu yang diselimuti kain biru. Saya lihat dari jauh seperti boneka, ternyata bergerak-gerak lalu saya panggil warga dan baru diketahui jika itu adalah bayi,” ungkap Danda kepada RadarBanyuwangi.id.



Saksi lainnya, Anis Yuliana, 28, warga Dusun Gurit, Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi menuturkan, saat melintas ada warga heboh menemukan bayi. Spontan dia langsung menggendongnya. Warga sempat memberikan minum susu formula dengan dot. ”Saya tahunya pas nangis langsung saya gendong dan warga heboh berdatangan,” kata Anis.



Informasi penemuan bayi itu pun tersiar cepat ke telinga warga. Kepala Desa Benelan Lor Khoirul Anam langsung datang ke lokasi. ”Kondisi bayi saat ditemukan sudah dirubung semut, jika dilihat tali pusarnya sepertinya tidak diurus oleh petugas kesehatan,” jelasnya.



Kondisi bayi laki-laki itu pada bagian tubuhnya sudah bersih seperti telah diseka. Hanya, pada bagian tali pusarnya masih tersisa dan belum rapi. ”Saya bawa ke Pusksemas Kabat dengan mengendarai mobil desa agar mendapat perawatan karena kondisinya masih sehat,” katanya.



Sesampainya di Puskesmas Kabat, petugas langsung melakukan tindakan medis. Tali pusar yang masih melekat kemudian dirapikan. Bayi tersebut juga  ditimbang dan diukur panjang badannya. Bayi tersebut memiliki berat 3,7 kg dengan panjang 48 cm.



Terkait temuan bayi tersebut, Khoirul Anam mengaku sudah mengumpulkan kepala dusun agar mencari informasi jika ada warga yang hamil. ”Kami juga ikut membantu kepolisian untuk mengungkap pelaku pembuang bayi. Kami yakin bukan warga dari desa kami yang membuang bayi. Setelah kami cek tidak ada informasi warga yang hamil yang baru melahirkan,” terangnya.



Kapolsek Kabat AKP Edi Susanto mengatakan, bayi ditemukan warga sekitar pukul 06.30. Bayi tersebut ditemukan lengkap dengan ari-arinya. Pihaknya masih melakukan penyelidikan siapa pelaku pembuangan bayi tersebut. ”Kondisi jalan memang sepi. Kita data warga yang hamil di sekitar lokasi. Sekecil apa pun informasi akan kita lacak siapa yang membuang bayi tersebut,” tandasnya. (ddy/aif/c1)



Editor : Ali Sodiqin