Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Laka Beruntun, Pengendara Motor Masuk Rumah Sakit

AF Ichsan Rasyid • Minggu, 8 April 2018 | 19:51 WIB
laka-beruntun-pengendara-motor-masuk-rumah-sakit
laka-beruntun-pengendara-motor-masuk-rumah-sakit

SITUBONDO – Kecelakaan beruntun antara sepeda motor, truk tracktor dan dump truk terjadi di jalan raya Desa Wringinanom, Kecamatan Panarukan, kemarin (05/04). Akibatnya, kedua pengendara sepeda motor mengalami luka cukup serius. Mereka adalah Mursyal Barokah¸ warga Bangil dan temannya, Nurfansyah, warga Desa Loang, Kecamatan Janapria, Lombok.        

Insiden itu terjadi sekitar pukul 10.30. Bermula saat sepeda motor Yamaha yang dikendarai Mursal melaju dari arah barat ke timur. Sesampainya di lokasi, dia mencoba menyalip sebuah truk yang melaju dari arah yang sama.

Namun dari arah berlawanan muncul truk traktor head yang dikemudiakan Prasetyo. Karena jarak yang terlalu dekat, dan haluan sepeda motor yang terlalu ke kanan, kecelakaan tak bisa dihindarkan. Alhasil, sepeda motor yang dikemudian pemuda asal Desa Loang, Kecamatan Janapria, Lombok menabrak bagian depan truk traktor.

Setelah menabrak sepeda motor, traktor langsung berhenti. Namun nahas, persis di belakang traktor juga melaju kendaraan dump truk yang dikemudian Wiyanto. Karena jarak yang terlalu dekta, pengemudi dump truk tidak sempat untuk menghentikan kendaraannya. Truk terus melaju hingga moncongmnya mencium bagian belakang traktor.

 Akibat insiden tersebut, Mursyal mengalami patah tulang di pergelangan tangan dan luka robek pada tangan kiri. Selain itu, juga terdapat luka lecet pada bagian kaki kiri dan siku kanan.

Sedangkan Nurfansyah, temannya yang dibonceng mengalami patah tulang tertutup pada tulang paha bagian kiri. selain itu juga mengalami lecet pada lutut kiri dan siku bagian kanan. “Kami berangkat dari Bangil menuju Lombok. Di Situbondo terjadi kecelakaan. Saya baru sadar saat sudah ada di rumah sakit. Kami tidak ingat bagaimana kronologi kejadiannya. Di lokasi, saya dan Mursal sama-sama pingsan,” ucapnya saat diwawancarai di RSUD Abdoer Rahem.

Sementara, kedua pengendara kendaraan roda empat, baik truk traktor dan dump truk tidak mengalami luka lecet sedikit pun. Hanya saja mereka mengalami kerugian materi yang cukup besar.

Kanit Laka Polres Situbondo, Ipda Teguh Santoso mengatakan, akibat persitiwa tersebut, total kerugian materi mencapai Jutaan rupiah. “Kerusakan paling banyak dialami oleh pengemudi Dump Truk. Kaca depan dan kaca samping kiri pecah. Serta bodi depan sebelah kiri dan pintu depan bagian kiri psok. Total kerugiannya mencapai Rp. 5 Juta,” ucapnya.

Sementara itu, dua kendaraan lainnya mengalami kerusakan dengan tafsiran masing-masing sekitar Rp. 1 Juta. “Untuk kendaraan sepeda motor dan truck traktor, kami tafsirkan masing-masing kerusakannya sebesar Rp. 1 juta. Kerusakan traktor pada bagian bemper sebelah kiri dan body depan pesok. Juga bumper bagian bawah patah. Sementara untuk sepeda motor mengalami kerusakan pada lampu lighting kanan kiri pecah dan bodi depan bagian kiri juga pecah. Selain itu, radiator pesok dan sok depan bengkok,” jelas Teguh. (zul/pri)

Editor : AF Ichsan Rasyid
#laka beruntun