RADAR BANYUWANGI – Bupati Jember Muhammad Fawait merombak besar-besaran struktur kepemimpinan Pemkab Jember. Puluhan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga camat dilantik di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat malam (28/8). Rotasi itu disebut sebagai strategi mempercepat pelaksanaan RPJMD dan janji politik sebelum masa jabatan Fawait berakhir.
Bagi Fawait, pergantian pejabat bukan sekadar memindahkan posisi. Ia menyebut rotasi sebagai bagian dari upaya menyempurnakan ritme kerja birokrasi agar target pembangunan daerah bisa dikebut.
"Pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi pun terkadang perlu keluar lapangan sejenak untuk mengatur napas. Rotasi ini semata-mata untuk penyempurnaan agar ritme kerja bisa melaju lebih cepat," kata Fawait saat memberikan arahan.
Analogi sepak bola itu menjadi pesan utama dalam pelantikan puluhan pejabat tersebut: tidak ada posisi yang dianggap permanen ketika pemerintah daerah membutuhkan percepatan kinerja.
Muhammad Fawait Bidik Target Besar pada 2027
Fawait mengatakan, Pemkab Jember sebelumnya berfokus pada pelayanan publik sepanjang 2025–2026.
Sejumlah capaian yang dipaparkannya antara lain pengoperasian kembali bandara daerah, perluasan layanan gratis Homecare, serta penyaluran beasiswa yang diklaim telah mencapai 50 persen dari target 20 ribu penerima.
Memasuki 2027, orientasi pemerintah daerah disebut akan bergeser lebih agresif.
Fawait menargetkan penurunan angka kemiskinan secara signifikan sekaligus percepatan pembangunan infrastruktur.
Karena itu, ia membutuhkan mesin birokrasi yang dinilai mampu bergerak sesuai target pemerintah daerah.
Fawait Buka Ruang Perbedaan Pandangan
Di tengah perombakan birokrasi tersebut, Fawait juga menyinggung dinamika dalam pemerintahan.
Menurut dia, perbedaan pandangan merupakan bagian yang wajar dalam proses pemerintahan dan justru dapat menjadi bagian dari demokrasi yang sehat.
"Kami di eksekutif sangat terbuka selama seluruh masukan tersebut sesuai dengan koridor perundang-undangan," tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa rotasi pejabat tidak dimaksudkan untuk menutup ruang kritik atau masukan dalam pemerintahan.
15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama mendapat posisi baru. Berikut daftar yang dilantik:
-
Bambang Rudianto – Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
-
Sugiyarto – Staf Ahli Bidang Pembangunan, Perekonomian, dan Keuangan
-
Bobi Arysandi – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
-
Adi Wijaya – Kepala Satpol PP
-
Arif Cahyono – Kepala Bapperida
-
Hadi Mulyono – Kepala BKPSDM
-
Indra Tri Purnomo – Kepala Bakesbangpol
-
Lingga Diputra – Kepala Dinsos PPPA
-
Rahman Anda – Kepala Dispusip
-
Muhammad Zamroni – Kepala Disnaker
-
Sutiyoso – Kepala DTPHP
-
Jupriyono – Kepala DKPP
-
Muhammad Jamil – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
-
Regar Jeane D Nangka – Kepala Disporabudpar
-
Ahmad Helmi Luqman – Kepala Diskominfo
Nama-nama tersebut mengisi sejumlah posisi strategis yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, perekonomian, sosial, ketenagakerjaan, hingga komunikasi pemerintahan.
Sekretaris OPD dan Camat Ikut Bergeser
Perombakan tidak berhenti pada level pimpinan tinggi pratama. Sejumlah sekretaris perangkat daerah dan camat juga masuk dalam daftar pejabat yang dilantik.
Sekretaris perangkat daerah:
-
Yoni Nurcahyono – Sekretaris Inspektorat
-
Poerwahyudi – Sekretaris Satpol PP
-
Siswanto – Sekretaris Bakesbangpol
-
Subagyo – Sekretaris BPBD
-
Nurul Hafid Yasin – Sekretaris Dipendik
-
Rivendi Wahyu Bhakti – Sekretaris Dispendukcapil
-
Muhammad Qasim – Sekretaris DTPHP
-
Dendi Radiant – Sekretaris DKPP
-
I Ketut Ardana – Sekretaris Disporabudpar
-
Rahminda Iskandaria – Sekretaris DPMPTSP
-
Diah Kusworini Indriyaswati – Sekretaris Dinkes PPKB
Sementara itu, posisi camat di sejumlah kecamatan juga mengalami pergantian.
Daftar camat yang dilantik:
-
Andri Purnomo – Camat Ajung
-
Fahrur Ashori – Camat Ambulu
-
R.D. Abdul Kadir – Camat Arjasa
-
Beni Armindo Ginting – Camat Bangsalsari
-
Ajib – Camat Jelbuk
-
Roni Herman Baza – Camat Ledokombo
-
Muhammad Najmul Huda – Camat Mayang
-
Waadatul Mufarohah – Camat Mumbulsari
-
Asra Joyo Widono – Camat Puger
-
Musyaffa – Camat Patrang
-
Muhammad Syifak Beni Kurniawan – Camat Pakusari
-
Prima Kusuma Dewi – Camat Rambipuji
-
Mahmud Rizal – Camat Sukorambi
-
Umar Faruq – Camat Sumberjambe
-
Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein – Camat Tempurejo
Selain pejabat struktural tersebut, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhoni dilantik untuk Bagian Umum dan Prokopim Setda, sedangkan Hisyam Wahyu Aditya menempati posisi Irbansus Inspektorat.
Birokrasi Jember Masuk Babak Percepatan
Rotasi besar-besaran ini menempatkan jajaran birokrasi Jember pada fase baru. Fawait ingin target pemerintahan tidak berhenti pada program pelayanan publik, tetapi bergerak menuju agenda pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur yang lebih agresif pada 2027.
Dengan menempatkan pejabat baru di sejumlah posisi strategis, tantangan berikutnya bukan lagi soal siapa menduduki kursi apa.
Ujian sebenarnya adalah seberapa cepat struktur baru tersebut mampu menerjemahkan target Muhammad Fawait menjadi program yang terasa langsung oleh masyarakat Jember. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Radar Jember