Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Siapa Yayan Suyanto? Arsitek Pembangunan Banyuwangi Itu Kini Diisukan Duduki Kursi Sekkab Gantikan Guntur Priambodo

Ali Sodiqin • Selasa, 2 Juni 2026 | 15:38 WIB
Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, Plt Kepala DPU CKPP Banyuwangi

Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, Kepala Bappeda dan Plt Kepala DPU CKPP Banyuwangi, kini dipercaya menjadi Sekkab Banyuwangi. (BAPPEDA)

RADARBANYUWANGI.ID – Nama Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si mendadak menjadi perbincangan hangat di lingkungan birokrasi Banyuwangi. Pria yang akrab disapa Yayan itu diisukan bakal mengemban amanat sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi. Bahkan, rencananya dia akan dilantik langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Selasa sore (2/6).

Penunjukan Yayan bukan sekadar pengisian jabatan administratif pasca purnatugasnya Guntur Priambodo. Jika isu ini benar terjadi, tentu di balik keputusan tersebut, tersimpan perjalanan panjang seorang birokrat yang selama bertahun-tahun berada di balik layar pembangunan Banyuwangi.

Sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Yayan dikenal sebagai salah satu sosok yang ikut merancang berbagai arah kebijakan strategis daerah. Dari ruang perencanaan pembangunan hingga kini menduduki posisi tertinggi dalam struktur birokrasi ASN Banyuwangi, kariernya menggambarkan perjalanan seorang perencana yang kini dipercaya menjadi penggerak roda pemerintahan daerah.

Mengisi Kursi yang Ditinggalkan Guntur Priambodo

Yayan menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang Guntur Priambodo.

Guntur menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi sejak 18 September 2024 saat masih berstatus Penjabat (Pj) Sekda. Setahun kemudian, tepatnya 22 September 2025, ia dilantik secara definitif sebagai Sekretaris Daerah Banyuwangi.

Namun, perjalanan pengabdian Guntur berakhir setelah memasuki masa purna tugas pada 31 Mei 2026.

Untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal, Bupati Ipuk menunjuk Yayan sebagai Pelaksana Tugas Sekkab sambil menunggu proses pengisian jabatan definitif.

Penunjukan tersebut dinilai bukan tanpa alasan. Selama ini Yayan merupakan salah satu pejabat yang memahami secara mendalam arah pembangunan Banyuwangi karena bertahun-tahun memimpin Bappeda.

Lama Mengawal Perencanaan Daerah

Dalam struktur pemerintahan daerah, Bappeda sering disebut sebagai "dapur pembangunan". Dari lembaga inilah lahir berbagai perencanaan strategis yang menentukan arah pembangunan lima hingga puluhan tahun ke depan.

Di posisi tersebut, Yayan telah menjalankan peran yang sangat strategis.

Setidaknya sejak 2017, namanya tercatat sebagai Kepala Bappeda Banyuwangi. Dalam berbagai kesempatan, ia menjadi salah satu pejabat yang aktif menjelaskan transformasi pembangunan Banyuwangi kepada berbagai daerah di Indonesia.

Salah satu yang paling dikenal adalah penerapan sistem integrated development plan atau perencanaan pembangunan terintegrasi.

Saat menjadi narasumber dalam forum nasional yang digelar Kementerian PANRB, Yayan menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh sekadar berorientasi pada pembagian anggaran antar-organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurutnya, setiap rupiah anggaran harus terhubung dengan target pembangunan yang jelas dan dapat diukur.

Pandangan tersebut kemudian menjadi salah satu pendekatan yang terus diterapkan dalam berbagai program pembangunan Banyuwangi.

Arsitek Berbagai Program Strategis

Sebagai Kepala Bappeda, ruang lingkup tanggung jawab yang diemban Yayan sangat luas.

Ia terlibat dalam penyusunan berbagai dokumen penting pembangunan daerah seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), hingga sinkronisasi program lintas perangkat daerah.

Tidak hanya itu, sejumlah program prioritas daerah juga berada dalam koordinasi perencanaan Bappeda.

Mulai dari pengentasan kemiskinan, percepatan penanganan stunting, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, pengembangan investasi daerah, hingga transformasi pelayanan publik berbasis digital.

Posisi tersebut membuat Yayan menjadi salah satu pejabat yang memahami secara detail kebutuhan pembangunan Banyuwangi dari tingkat desa hingga kabupaten.

Dekat dengan Smart Kampung

Jika ada satu program yang paling sering dikaitkan dengan nama Yayan, maka program tersebut adalah Smart Kampung.

Program inovasi pelayanan publik berbasis desa yang menjadi ikon Banyuwangi itu telah berkali-kali menjadi rujukan berbagai daerah di Indonesia.

Dalam berbagai forum nasional, Yayan kerap tampil sebagai narasumber yang menjelaskan bagaimana konsep Smart Kampung mampu mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.

Bahkan pada 2022, ia menjadi pembicara dalam forum nasional yang membahas pengembangan smart city dan inovasi pelayanan publik daerah.

Keikutsertaannya dalam berbagai forum tersebut membuat nama Banyuwangi semakin dikenal sebagai salah satu daerah yang berhasil mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis inovasi.

Pernah Pimpin DPU CKPP

Selain memimpin Bappeda, Yayan juga pernah dipercaya merangkap sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi.

Jabatan tersebut menambah pengalaman birokrasinya karena tidak hanya berkutat pada aspek perencanaan, tetapi juga pelaksanaan pembangunan fisik di lapangan.

Dalam posisi tersebut, ia ikut mengawal berbagai proyek infrastruktur, penataan kawasan, pembangunan fasilitas publik, hingga pengembangan kawasan permukiman.

Pengalaman tersebut membuatnya memiliki perspektif yang lebih lengkap mengenai proses pembangunan daerah, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi.

Birokrat yang Lebih Banyak Bekerja di Balik Layar

Berbeda dengan sejumlah pejabat yang sering tampil di ruang publik, Yayan dikenal sebagai birokrat yang lebih banyak bekerja di belakang layar.

Namanya jarang menjadi sorotan masyarakat umum. Namun di kalangan pemerintahan dan pelaku pembangunan daerah, Yayan merupakan salah satu figur yang cukup dikenal.

Karakter tersebut pula yang membuatnya selama ini lebih identik sebagai perencana daripada figur politik birokrasi.

Karena itu, ketika namanya ditunjuk menjadi Sekkab Banyuwangi, banyak pihak menilai keputusan tersebut sebagai langkah logis karena jabatan sekretaris daerah membutuhkan figur yang memahami keseluruhan mesin birokrasi.

Tantangan Baru di Jantung Pemerintahan

Jabatan Sekretaris Daerah memiliki posisi yang sangat strategis.

Sekda merupakan koordinator seluruh organisasi perangkat daerah sekaligus penghubung utama antara kepala daerah dan birokrasi.

Artinya, tantangan yang akan dihadapi Yayan jauh lebih kompleks dibanding ketika memimpin Bappeda.

Selain memastikan program-program prioritas daerah berjalan sesuai target, ia juga harus menjaga harmonisasi kerja antarlembaga, mengawal tata kelola pemerintahan, hingga memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Posisi tersebut menjadikan Yayan sebagai figur sentral dalam menjaga stabilitas birokrasi Banyuwangi selama masa transisi menuju penetapan sekda definitif.

Dari Perencana Menjadi Penggerak

Perjalanan karier Yayan menunjukkan bahwa birokrasi tidak selalu melahirkan figur publik yang populer, tetapi sering kali melahirkan sosok-sosok yang bekerja konsisten dalam jangka panjang.

Dari seorang perencana pembangunan, narasumber berbagai forum nasional, pengawal program Smart Kampung, hingga kini dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Sekretaris Kabupaten Banyuwangi, Yayan menjadi salah satu contoh birokrat yang tumbuh melalui proses panjang.

Kini, setelah resmi dilantik di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, tanggung jawab baru menantinya.

Bukan lagi sekadar merancang arah pembangunan dari atas meja perencanaan, tetapi memastikan seluruh mesin pemerintahan bergerak menuju tujuan yang telah dirancang bersama.

Di tangan Yayan, estafet birokrasi Banyuwangi kini berlanjut. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Yayan Suyanto Waspo Tondo Wicaksono #Plt Sekkab Banyuwangi #Kepala Bappeda Banyuwangi #Profil Yayan Banyuwangi #pemkab banyuwangi