Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Siapa Pengganti Guntur Priambodo? Tujuh Nama Mencuat dalam Bursa Sekkab Banyuwangi

Sigit Hariyadi • Selasa, 2 Juni 2026 | 08:24 WIB
Guntur Priambodo purna tugas. Tujuh pejabat eselon II disebut berpeluang menjadi Sekkab Banyuwangi, mulai asisten hingga kepala OPD. (ChatGPT)
Guntur Priambodo purna tugas. Tujuh pejabat eselon II disebut berpeluang menjadi Sekkab Banyuwangi, mulai asisten hingga kepala OPD. (ChatGPT)

Purna tugasnya Guntur Priambodo membuka persaingan menuju kursi Sekretaris Kabupaten Banyuwangi. Sejumlah asisten hingga kepala OPD masuk radar kandidat.

RADARBANYUWANGI.ID – Purna tugasnya Guntur Priambodo sebagai Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Banyuwangi membuka babak baru dalam dinamika birokrasi di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Kursi pejabat tertinggi karier di pemerintahan daerah itu kini menjadi sorotan, seiring munculnya sejumlah nama yang disebut-sebut berpeluang mengisi posisi strategis tersebut.

Hingga Selasa (2/6), belum ada keputusan resmi terkait siapa yang akan dipercaya menduduki jabatan Sekkab Banyuwangi. Namun, informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebut sedikitnya tujuh pejabat eselon II masuk dalam radar kandidat pengganti Guntur.

Posisi Sekkab selama ini dikenal sebagai salah satu jabatan paling strategis di lingkungan pemerintah daerah. Selain menjadi motor koordinasi birokrasi, Sekkab juga berperan sebagai penghubung utama antara kepala daerah dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Karena itu, siapa pun yang nantinya dipilih akan memegang peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan Banyuwangi dalam beberapa tahun ke depan.

Menutup Pengabdian Panjang

Guntur Priambodo resmi memasuki masa purna tugas terhitung sejak 1 Juni 2026. Karier birokrat senior tersebut terbilang panjang dan sarat pengalaman di berbagai posisi strategis.

Ia baru dilantik sebagai Sekkab definitif pada September 2025. Pelantikannya saat itu dipimpin langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di halaman Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Balak, Kecamatan Songgon.

Sebelum menduduki jabatan definitif, Guntur lebih dahulu dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekkab sejak 18 September 2024.

Sepanjang perjalanan kariernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting, mulai Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Banyuwangi, Asisten Administrasi Umum Setda Banyuwangi, hingga Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pengairan.

Pengalaman panjang tersebut membuat Guntur dikenal sebagai salah satu ASN senior yang memahami seluk-beluk birokrasi Banyuwangi.

Tiga Asisten Masuk Kandidat Terkuat

Sumber internal yang mengetahui dinamika birokrasi Pemkab Banyuwangi menyebut para asisten sekretariat daerah menjadi kelompok yang paling berpeluang masuk bursa Sekkab.

Saat ini terdapat tiga pejabat yang menduduki posisi tersebut.

Pertama, M. Yanuarto Bramuda yang menjabat Asisten Administrasi Pemerintahan Setkab Banyuwangi. Kedua, Suratno yang saat ini menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Ketiga, Budi Santoso yang menduduki posisi Asisten Administrasi Umum.

Ketiganya dinilai memiliki pengalaman koordinatif yang cukup kuat karena selama ini berinteraksi langsung dengan berbagai OPD dan terlibat dalam penyusunan kebijakan pemerintahan daerah.

Keunggulan tersebut membuat nama mereka masuk dalam daftar yang diperhitungkan.

Mantan Asisten Ikut Masuk Radar

Selain para asisten aktif, sejumlah mantan asisten yang kini memimpin OPD juga disebut memiliki peluang yang sama.

Mereka adalah Choirul Ustadi Yudawanto yang saat ini menjabat Inspektur Banyuwangi, Wawan Yadmadi selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian (Disnakertransperin), serta Suyanto Waspo Tondo Wicaksono atau yang lebih dikenal dengan sapaan Yayan.

Nama terakhir bahkan disebut memiliki nilai lebih dibanding kandidat lain.

Pasalnya, Yayan memenuhi dua kriteria sekaligus yang disebut-sebut menjadi pertimbangan dalam bursa Sekkab. Selain pernah menjabat sebagai asisten sekretariat daerah, saat ini ia juga memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banyuwangi.

Kombinasi pengalaman di bidang perencanaan pembangunan dan koordinasi birokrasi membuat namanya menjadi salah satu yang paling sering diperbincangkan dalam lingkaran pemerintahan daerah.

Kepala BPKAD Ikut Diperhitungkan

Selain nama-nama tersebut, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi, Samsudin, juga dikabarkan masuk dalam radar kandidat.

Posisinya sebagai pengelola keuangan daerah dinilai menjadi modal penting, mengingat Sekkab memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan berbagai program pembangunan yang berkaitan erat dengan penganggaran.

Dengan pengalaman di bidang keuangan daerah, Samsudin dianggap memiliki kapasitas yang dapat mendukung efektivitas tata kelola pemerintahan.

Menunggu Sikap Resmi Pemkab

Meski sejumlah nama mulai beredar dan menjadi bahan perbincangan, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait mekanisme pengisian jabatan Sekkab pasca purna tugasnya Guntur Priambodo.

Jawa Pos Radar Banyuwangi telah berupaya mengonfirmasi perkembangan tersebut kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi.

Namun hingga berita ini ditulis pada Senin (1/6) pukul 18.00, pesan singkat yang dikirimkan sejak pukul 15.45 belum mendapatkan balasan. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon juga belum memperoleh respons.

Jabatan Strategis Penentu Arah Birokrasi

Pengisian posisi Sekkab tidak sekadar pergantian pejabat biasa. Jabatan ini merupakan salah satu titik kunci dalam menjaga stabilitas birokrasi dan memastikan seluruh program pemerintah berjalan sesuai target.

Karena itu, figur yang nantinya dipercaya mengisi posisi tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu tokoh penting dalam pemerintahan Banyuwangi hingga beberapa tahun mendatang.

Kini, publik tinggal menunggu keputusan resmi pemerintah daerah. Apakah kursi Sekkab akan ditempati salah satu asisten aktif, mantan asisten yang kini memimpin OPD, atau justru muncul nama baru di luar daftar yang selama ini beredar.

Yang pasti, purna tugas Guntur Priambodo telah membuka persaingan baru di jajaran birokrasi Banyuwangi dan menghadirkan tanda tanya besar: siapa sosok yang akan menjadi nahkoda birokrasi Pemkab Banyuwangi berikutnya? (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Bursa Sekkab Banyuwangi #Pejabat eselon II Banyuwangi #sekkab banyuwangi #pemkab banyuwangi #guntur priambodo