Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Daftar Lengkap 52 Pejabat Banyuwangi yang Di-Rolling Ipuk, Nanin Pimpin DPMD hingga Deretan Camat Baru

Zamrozi Wahyu • Selasa, 19 Mei 2026 | 10:44 WIB
UCAPAN SELAMAT: Bupati Ipuk didampingi Wabup Mujiono menyalami sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi yang baru dilantik. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
UCAPAN SELAMAT: Bupati Ipuk didampingi Wabup Mujiono menyalami sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi yang baru dilantik. (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Rotasi besar-besaran kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 52 pejabat mulai dari pimpinan tinggi pratama, administrator hingga pengawas resmi di-rolling oleh Bupati Banyuwangi, Senin (18/5). Sejumlah nama strategis bergeser posisi, termasuk kepala dinas dan deretan camat baru yang akan mengisi wajah birokrasi Banyuwangi ke depan.

Pelantikan yang dipusatkan di Pasar Pelayanan Publik Rogojampi itu dipimpin langsung oleh Ipuk Fiestiandani didampingi Wakil Bupati Mujiono.

Dari total 52 pejabat yang dilantik, rinciannya terdiri dari tiga pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II, 17 administrator eselon III, serta 32 pejabat pengawas eselon IV.

Perombakan kali ini menarik perhatian karena menyentuh sejumlah posisi penting, mulai kursi kepala dinas hingga jabatan camat yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Tiga Nama Besar Geser Posisi, Nanin Pimpin DPMD

Pada level pimpinan tinggi pratama, terdapat tiga pejabat yang mendapatkan amanah baru.

Nama pertama adalah Nanin Oktaviantie yang kini dipercaya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Sebelumnya, Nanin menjabat Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop-UMP). Pengalaman panjangnya sebagai camat dinilai menjadi salah satu pertimbangan dalam penguatan pembangunan desa.

Kemudian ada Dwi Handajani yang mendapat tugas baru sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Sebelumnya, ia menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Selanjutnya, Alfian dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip).

Daftar Nama Pejabat Banyuwangi yang Di-Rolling

Berikut sejumlah nama pejabat yang mendapat penugasan baru:

Eselon II

Jabatan Camat

Administrator dan Pengawas

Rotasi kali ini juga dibarengi sejumlah penguatan struktur organisasi.

Ipuk: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Amanah

Ipuk menegaskan mutasi dan promosi merupakan hal yang lumrah dalam dinamika pemerintahan. Pengisian jabatan dilakukan melalui sistem manajemen talenta yang mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak, kualitas, dan objektivitas.

“Jabatan ini bukanlah sebuah hadiah, melainkan amanah penugasan yang memiliki konsekuensi besar kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Saya minta bapak dan ibu sekalian segera menyesuaikan ritme di tempat tugas baru,” katanya.

Khusus bagi para camat baru, Ipuk meminta tidak sekadar menjalankan fungsi administratif dari balik meja.

Menurutnya, kecamatan harus menjadi pusat respons tercepat berbagai persoalan masyarakat.

Melalui program Lapor Camat, para camat dituntut menjadi "dirijen pembangunan" sekaligus pengawal kondusivitas wilayah.

“Harus tanggap dan menjadi pusat solusi tercepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Saya minta tidak ada keterlambatan respons,” ujarnya.

Ada Perubahan Struktur, Persampahan dan PAD Jadi Sorotan

Selain mutasi pejabat, pelantikan kali ini juga diiringi perubahan struktur organisasi perangkat daerah.

Pemkab Banyuwangi melakukan pemekaran struktur di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang diharapkan mampu mendorong inovasi baru dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, status eselon UPT Persampahan Dinas Lingkungan Hidup naik dari kategori 4B menjadi 4A.

Menurut Ipuk, langkah tersebut menjadi respons atas meningkatnya kompleksitas persoalan sampah seiring berkembangnya sektor pariwisata Banyuwangi.

“Langkah ini diambil sebagai respons nyata terhadap kompleksitas permasalahan sampah seiring semakin berkembangnya sektor pariwisata Banyuwangi,” tegasnya.

Untuk penyegaran di level kepala dinas, Ipuk memiliki misi khusus.

Nanin diminta memperkuat pembangunan desa sesuai program nasional, Dwi Handajani diharapkan mengoptimalkan peran pemuda serta perempuan, sedangkan Alfian mendapat tugas mengubah wajah perpustakaan menjadi lebih modern dan atraktif.

“Perpustakaan harus diperkuat sebagai pusat literasi dan bahkan menjadi salah satu destinasi,” katanya.

Menariknya, pelantikan kali ini sengaja digelar di Pasar Pelayanan Publik Rogojampi.

Menurut Ipuk, lokasi itu dipilih sebagai simbol bahwa aparatur sipil negara merupakan pelayan masyarakat.

“Tidak peduli siapa, mari bergotong royong melayani masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Nanin Oktaviantie mengaku mutasi merupakan bagian biasa dari dinamika birokrasi. Meski mendapat tantangan baru, ia memastikan siap menjalankan amanah yang diberikan.

“Ini tantangan bagi kami. Di DPMD kami akan berhadapan langsung dengan kepala desa,” tegasnya. (why/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Mutasi pejabat Banyuwangi #Daftar pejabat di-rolling Banyuwangi #Camat baru Banyuwangi #Pelantikan pejabat Banyuwangi #Ipuk Fiestiandani