Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Senam Massal ASN Situbondo Bareng Kepala BKN, Dilanjut Tanam Pohon di Alun-Alun Kota Santri

Ali Sodiqin • Minggu, 19 April 2026 | 19:01 WIB
ASN Situbondo senam bersama Kepala BKN dan bupati, dilanjutkan penanaman pohon di Alun-Alun. Dorong hidup sehat dan peduli lingkungan. (situbondokab.go.id)
ASN Situbondo senam bersama Kepala BKN dan bupati, dilanjutkan penanaman pohon di Alun-Alun. Dorong hidup sehat dan peduli lingkungan. (situbondokab.go.id)

RADARBANYUWANGI.ID - Ratusan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Situbondo memadati area kegiatan sejak pagi, Jumat (10/4/2026). Mereka tak sekadar berolahraga. Kehadiran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh bersama Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah menjadikan agenda ini lebih dari sekadar senam massal—melainkan panggung simbolik konsolidasi birokrasi sekaligus pesan gaya hidup sehat.

Baca Juga: Seleksi PPDS Dirombak: Pemerintah Terapkan Sistem Terpusat Mirip SNBT, PTN–PTS Wajib Ikut

Di tengah tuntutan kinerja aparatur yang kian tinggi, kegiatan ini menjadi kontras menarik: antara tekanan kerja dan upaya menjaga kebugaran serta soliditas internal.


Senam Jadi Simbol Kebersamaan ASN

Sejak pagi, ratusan ASN tampak antusias mengikuti gerakan senam bersama. Irama musik dan gerakan kompak menciptakan suasana penuh energi.

Namun di balik itu, ada pesan yang ingin ditegaskan: kebersamaan menjadi fondasi penting dalam membangun kinerja birokrasi.

Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial.

“Senam bersama ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga untuk membangun kebersamaan dan semangat hidup sehat,” ujarnya, dikutip dari situbondokab.go.id.


Dari Olahraga ke Aksi Nyata Lingkungan

Usai senam, kegiatan langsung bergeser ke aksi konkret: penanaman pohon di sekitar Alun-Alun Situbondo.

Baca Juga: Geger Penemuan Mayat di Sungai Singojuruh Banyuwangi, Polisi Pastikan Tanpa Tanda Kekerasan

Aksi ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan di tengah isu perubahan iklim dan degradasi ekosistem yang kian mengkhawatirkan.

ASN yang sebelumnya berolahraga, kini turun langsung menanam pohon—mengubah simbol kebersamaan menjadi tindakan nyata.


Pesan Lingkungan: Sederhana tapi Berdampak

Menurut Bupati, penanaman pohon adalah langkah kecil yang memiliki dampak besar dalam jangka panjang.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh dan terus dilakukan secara berkelanjutan oleh ASN dan masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Mas Rio.

Ia menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi kunci, bukan sekadar kegiatan seremonial yang berhenti pada satu momentum.


Peran Kepala BKN Jadi Sorotan

Kehadiran Zudan Arif Fakrulloh dalam kegiatan ini turut menjadi sorotan. Di tengah isu reformasi birokrasi nasional, pesan kebugaran dan kepedulian lingkungan menjadi bagian dari pendekatan yang lebih humanis terhadap ASN.

Baca Juga: 136 Meteran Air Dicuri di Banyuwangi, PUDAM Curiga Aksi Terorganisir dan Siap Dampingi Laporan Polisi

Momentum ini juga memperlihatkan bahwa pembinaan aparatur tidak melulu soal regulasi dan kinerja, tetapi juga keseimbangan fisik dan mental.


Antara Seremonial dan Konsistensi

Meski berlangsung meriah, kegiatan ini menyisakan pertanyaan klasik: sejauh mana agenda seperti ini berlanjut secara konsisten?

Di banyak daerah, kegiatan serupa kerap berhenti sebagai simbol tanpa tindak lanjut berkelanjutan.

Situbondo kini dihadapkan pada tantangan yang sama—menjadikan gerakan ini sebagai budaya, bukan sekadar agenda tahunan.


Dorong ASN Jadi Teladan

Dengan melibatkan ASN secara langsung, pemerintah daerah ingin menanamkan peran aparatur sebagai teladan masyarakat.

Baca Juga: Latihan SNBT 2026: TPS - Tes Potensi Skolastik Model Terbaru, Fokus Logika Bukan Hafalan

Gaya hidup sehat dan kepedulian lingkungan diharapkan tidak hanya berhenti di lingkup birokrasi, tetapi juga menular ke masyarakat luas.


Momentum Bangun Citra Positif

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra positif ASN di mata publik. Di tengah kritik terhadap birokrasi, pendekatan yang lebih humanis dan partisipatif menjadi strategi penting.

Namun, publik tidak hanya menilai dari kegiatan seremonial. Konsistensi kebijakan dan dampak nyata tetap menjadi tolok ukur utama.


Dengan kombinasi olahraga, kebersamaan, dan aksi lingkungan, kegiatan ini memberi pesan jelas: birokrasi yang kuat bukan hanya soal kinerja, tetapi juga soal kesehatan, solidaritas, dan kepedulian terhadap masa depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#ASN Situbondo #senam bersama ASN #penanaman pohon Situbondo #Yusuf Rio Wahyu Prayogo #zudan arif fakrulloh