Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

PDRB Banyuwangi 2025 Tembus Rp118,37 Triliun, Ekonomi Tumbuh 5,65 Persen Didominasi Sektor Pertanian

Sigit Hariyadi • Selasa, 7 April 2026 | 04:00 WIB
Pekerja memikul semangka hasil panen di area persawahan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, akhir Januari lalu (30/1). Lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 26,28 persen PDRB tahun 2025. (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)
Pekerja memikul semangka hasil panen di area persawahan Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, akhir Januari lalu (30/1). Lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 26,28 persen PDRB tahun 2025. (Zamrozi Wahyu/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kinerja ekonomi Kabupaten Banyuwangi sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif.

Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp 118,37 triliun.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Banyuwangi yang dirilis Senin (6/4), angka tersebut mengalami peningkatan signifikan sebesar Rp 9,44 triliun dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp 108,92 triliun.

Kenaikan PDRB atas dasar harga berlaku tersebut mencerminkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Selain itu, faktor inflasi juga turut memengaruhi kenaikan nilai nominal tersebut.

Tak hanya secara nominal, peningkatan juga terjadi pada PDRB atas dasar harga konstan 2010.

Pada tahun 2025, nilainya mencapai Rp 67,29 triliun, naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 63,69 triliun.

Kenaikan ini menjadi indikator penting bahwa pertumbuhan ekonomi Banyuwangi benar-benar terjadi secara riil.

Sepanjang tahun 2025, ekonomi daerah berjuluk The Sunrise of Java ini tumbuh sebesar 5,65 persen, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Berbeda dengan PDRB harga berlaku, pertumbuhan pada harga konstan sepenuhnya dipengaruhi oleh peningkatan produksi di berbagai lapangan usaha, tanpa adanya pengaruh inflasi.

Struktur perekonomian Banyuwangi sendiri masih ditopang oleh sejumlah sektor utama.

Berdasarkan publikasi BPS, terdapat lima kategori lapangan usaha yang mendominasi pembentukan PDRB pada tahun 2025.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi terbesar mencapai 26,28 persen.

Meski demikian, angka ini mengalami sedikit penurunan sebesar 0,14 persen dibandingkan tahun 2024.

Di posisi kedua, sektor perdagangan besar dan eceran, termasuk reparasi mobil dan sepeda motor, menyumbang 17,49 persen terhadap PDRB.

Sama halnya dengan sektor pertanian, kontribusi sektor ini juga turun tipis sebesar 0,16 persen dari tahun sebelumnya.

Selanjutnya, sektor konstruksi mencatat kontribusi sebesar 14,00 persen atau turun 0,04 persen dibandingkan tahun 2024. Meski turun, sektor ini tetap menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.

Sementara itu, sektor industri pengolahan justru menunjukkan tren positif. Kontribusinya meningkat menjadi 13,28 persen atau naik 0,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

 Hal ini menandakan mulai menguatnya sektor hilirisasi dan pengolahan di Banyuwangi.

Peningkatan juga terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian yang menyumbang 7,06 persen terhadap PDRB. Angka ini naik sebesar 0,24 persen dibandingkan tahun 2024.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun sektor tradisional seperti pertanian masih mendominasi, sektor-sektor lain mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Diversifikasi ekonomi ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pertumbuhan di masa mendatang.

Dengan capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,65 persen, Banyuwangi menunjukkan ketahanan ekonomi yang cukup baik di tengah dinamika global dan nasional.

Ke depan, penguatan sektor unggulan serta peningkatan nilai tambah diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#PDRB Banyuwangi 2025 #pertumbuhan ekonomi Banyuwangi #ekonomi daerah #sektor unggulan Banyuwangi #bps banyuwangi