RadarBanyuwangi.id - Sumail Abdullah benar-benar all-out dalam menyongsong persaingan perebutan kursi Bupati Banyuwangi melalui Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024.
Buktinya, Tim Pemenangan Sumail juga mengambil formulir pendaftaran calon bupati (cabup) di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi, Rabu (24/4).
Rombongan yang dipimpin Ketua Tim Pemenangan Sumail, yaitu Abdul Kadir tersebut disambut para pengurus PKB.
Di antaranya Ketua Desk Pilkada DPC PKB M. Ali Mahrus, Khusnan Abadi, dan Siti Mafrochatin Ni’mah.
Setelah berbincang dengan pengurus PKB, Kadir lantas mengambil formulir pendaftaran cabup mewakili Sumail Abdullah.
Ketua Desk Pilkada DPC PKB Banyuwangi M. Ali Mahrus mengapresiasi kedatangan Tim Pemenangan Sumail Abdullah tersebut.
Menurut dia, pendaftaran Sumail sebagai cabup PKB merupakan angin segar bagi PKB.
Sebab, perolehan kursi PKB hasil Pemilu 2024 belum memenuhi persyaratan untuk menjadi pengusung tunggal cabup pada pilkada tahun ini.
Sekadar diketahui, pada Pemilu 2024 PKB mendapatkan 9 kursi atau setara 18 persen dari total kursi DPRD Banyuwangi.
Padahal, untuk dapat mengusung pasangan cabup-cawabup, partai politik (parpol) atau gabungan parpol harus memenuhi persyaratan perolehan paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD atau 25 persen dari akumulasi perolehan suara sah dalam Pemilu anggota DPRD di daerah yang bersangkutan.
”Ini angin segar bagi kami. Karena PKB belum cukup untuk mengusung bupati sendiri. Dengan hadirnya ketua DPC Gerindra sekaligus anggota DPR RI (Sumail Abdullah), kami optimistis akan semakin kuat,” ujar Ketua Desk Pilkada DPC PKB Banyuwangi M. Ali Mahrus.
Dengan pendaftaran Sumail sebagai cabup PKB, Mahrus mengatakan pihaknya semakin optimistis dalam menyongsong Pilkada 2024.
Apalagi, sebelumnya sudah ada komitmen dengan Partai Demokrat untuk berkoalisi dalam pilbup Banyuwangi tahun ini.
”Syukur-syukur koalisi kita lebih banyak, jadi peluang kita semakin besar,” kata dia.
Senada dengan Mahrus, Ketua Tim Pemenangan Sumail Abdullah, yakni Abdul Kadir mengaku ingin membuka koalisi sebanyak mungkin dalam Pilbup tahun ini.
Dia menuturkan, pemilihan PDIP dan PKB di awal menjadi sebuah langkah yang perlu diambil lebih cepat.
Apalagi, baik PDIP maupun PKB adalah dua kekuatan politik besar di Banyuwangi. ”Kalau kita bersatu PKB, PDIP, Gerindra, ya sudah selesai,” tegasnya.
Slogan ”Tumbuh Bersama Membangun Banyuwangi” yang dicetuskan Sumail, imbuh Kadir, adalah konsep untuk membangun Banyuwangi bersama-sama.
Apa yang sudah baik untuk Banyuwangi akan ditingkatkan.
Sedangkan yang buruk akan ditinggalkan.
”Pak Sumail merangkul semuanya untuk bisa membangun Banyuwangi,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Radar Banyuwangi