RADAR BANYUWANGI - Chery Tiggo 8 CSH dan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid menawarkan dua resep berbeda untuk mobil elektrifikasi keluarga. Tiggo 8 CSH mengandalkan teknologi plug-in hybrid dengan kemampuan melaju hingga 100 kilometer dalam mode listrik, sedangkan Innova Zenix Hybrid menawarkan kepraktisan full hybrid tanpa perlu mengisi baterai dari luar.
Persaingan mobil elektrifikasi di Indonesia kini tidak lagi hanya diramaikan mobil listrik murni. Teknologi hybrid semakin mendapat tempat karena menawarkan kompromi antara efisiensi bahan bakar, performa, kenyamanan, dan fleksibilitas perjalanan.
Dua model yang menarik perhatian di segmen keluarga adalah Chery Tiggo 8 CSH dan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.
Keduanya sama-sama menawarkan kapasitas tujuh penumpang dan teknologi elektrifikasi. Namun, cara kerja sistem hybrid yang digunakan berbeda cukup jauh.
Tiggo 8 CSH Bisa Jalan Pakai Listrik
Chery Tiggo 8 CSH mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Teknologi tersebut memungkinkan baterai diisi menggunakan sumber listrik eksternal. Keuntungan utamanya adalah mobil dapat digunakan dalam mode listrik penuh untuk perjalanan harian dengan jarak relatif pendek.
Dalam mode EV, Tiggo 8 CSH diklaim mampu menempuh sekitar 90–100 kilometer tanpa menggunakan bahan bakar.
Bagi pengguna perkotaan, kemampuan tersebut menarik karena perjalanan harian dapat dilakukan dengan memanfaatkan tenaga listrik. Mesin bensin kemudian menjadi penopang ketika perjalanan membutuhkan jarak lebih jauh.
Konsep ini membuat Tiggo 8 CSH menawarkan fleksibilitas yang cukup tinggi: bisa mengandalkan listrik untuk aktivitas harian sekaligus tetap memiliki mesin bensin untuk perjalanan jauh.
Innova Zenix Tak Perlu Ngecas
Pendekatan berbeda digunakan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.
MPV keluarga tersebut memakai sistem full hybrid yang tidak membutuhkan pengisian baterai melalui sumber listrik eksternal.
Sistem secara otomatis mengatur kerja mesin bensin dan motor listrik sesuai kondisi berkendara. Dengan demikian, pemilik tidak perlu mencari stasiun pengisian atau memasang perangkat pengisian khusus di rumah.
Bagi konsumen yang menginginkan kendaraan hybrid dengan pengoperasian sederhana, karakter tersebut menjadi salah satu daya tarik Innova Zenix Hybrid.
Tenaga Tiggo 8 CSH Lebih Besar
Perbedaan karakter juga terlihat dari sisi performa.
Chery Tiggo 8 CSH menggabungkan mesin 1,5 liter turbo dengan motor listrik. Kombinasi sistem tersebut menghasilkan tenaga maksimal sekitar 315 Tk dan torsi mencapai 545 Nm.
Angka tersebut memberikan gambaran bahwa Tiggo 8 CSH tidak hanya mengutamakan efisiensi. Performa juga menjadi bagian penting dari paket yang ditawarkan.
Sementara itu, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid menggunakan mesin M20A-FXS 2,0 liter dengan tenaga sekitar 148 hp pada 6.000 rpm dan torsi 205 Nm pada 4.500–4.900 rpm.
Motor listrik kemudian memberikan tambahan dorongan sesuai kebutuhan berkendara.
Karakter Innova Zenix Hybrid lebih diarahkan pada keseimbangan antara performa, kenyamanan, dan efisiensi sebagai kendaraan keluarga.
Sama-Sama Muat Tujuh Orang
Untuk urusan kapasitas, kedua mobil memiliki persamaan penting.
Chery Tiggo 8 CSH dan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid sama-sama menawarkan konfigurasi tujuh penumpang.
Tiggo 8 CSH menggunakan susunan kabin 2-3-2, sehingga dapat menjadi pilihan bagi keluarga yang membutuhkan ruang angkut penumpang lebih besar.
Innova Zenix Hybrid juga menawarkan kapasitas tujuh penumpang dengan kabin yang dirancang untuk menunjang kenyamanan perjalanan, termasuk perjalanan jarak jauh.
Dengan demikian, pertarungan keduanya bukan sekadar SUV melawan MPV. Keduanya sama-sama membidik konsumen keluarga yang membutuhkan mobil besar dengan konsumsi bahan bakar lebih efisien.
ADAS Jadi Senjata Keselamatan
Dari sektor keselamatan, kedua model sama-sama mengandalkan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS).
Toyota membekali Innova Zenix Hybrid dengan Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Sistem ini menggunakan radar dan kamera untuk membantu pengemudi menghadapi berbagai situasi di jalan.
Sejumlah fitur yang tersedia antara lain:
-
Pre-Collision System (PCS)
-
Lane Tracing Assist (LTA)
-
Automatic High Beam (AHB)
Sementara itu, Chery Tiggo 8 CSH menawarkan rangkaian fitur ADAS yang cukup lengkap, termasuk:
-
Blind Spot Detection (BSD)
-
Adaptive Cruise Control (ACC)
-
Forward Collision Warning (FCW)
-
Emergency Automatic Braking (EAB)
-
Rear Cross Traffic Alert (RCTA)
-
Door Open Warning (DOW)
-
Traffic Sign Recognition (TSR)
-
Intelligent High-Beam Control (IHBC)
Kelengkapan tersebut menunjukkan bahwa persaingan mobil keluarga elektrifikasi juga semakin bergeser ke aspek teknologi keselamatan aktif.
Innova Zenix Teruji Irit
Efisiensi menjadi salah satu alasan utama konsumen memilih mobil hybrid.
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid disebut mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar sekitar 17,1 kilometer per liter. Dalam pengujian redaksi Kompas.com, angka konsumsi rata-rata berada di kisaran 21–23 kilometer per liter, bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara.
Pada pengujian dalam kota, konsumsi bahan bakarnya mencapai sekitar 21 kilometer per liter. Sementara untuk perjalanan luar kota, angkanya dapat mencapai sekitar 28 kilometer per liter dengan kecepatan rata-rata 70 kilometer per jam.
Untuk Tiggo 8 CSH, data konsumsi bahan bakar resmi masih ditunggu. Namun, kombinasi sistem PHEV membuat SUV tersebut diproyeksikan memiliki daya jelajah yang panjang.
Dengan kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin, Tiggo 8 CSH diperkirakan dapat menempuh hingga 1.300 kilometer dalam satu kali pengisian bahan bakar, meski angka tersebut masih perlu menunggu data resmi dan pengujian lebih lanjut.
Harga Jadi Pembeda
Dari sisi harga, Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid telah tersedia di pasar Indonesia dalam beberapa varian. Selisihnya sekitar Rp200 jutaan.
Harga yang disebutkan berada di rentang Rp458 juta hingga Rp614 juta on the road Jakarta, tergantung tipe dan fitur.
Sementara itu, Chery Tiggo 8 CSH masih menunggu peluncuran resmi. Model tersebut diperkirakan masuk ke pasar Indonesia dengan harga sekitar Rp600 juta.
Artinya, konsumen yang mempertimbangkan kedua mobil ini tidak hanya akan membandingkan harga. Teknologi penggerak, kebutuhan pengisian daya, performa, konsumsi bahan bakar, kapasitas kabin, hingga fitur keselamatan menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.
Pilih PHEV atau Full Hybrid?
Pada akhirnya, Chery Tiggo 8 CSH dan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid menawarkan solusi berbeda untuk konsumen mobil elektrifikasi keluarga.
Tiggo 8 CSH lebih menarik bagi pengguna yang ingin memaksimalkan penggunaan tenaga listrik untuk aktivitas harian dan memiliki akses pengisian daya di rumah. Performa 315 Tk dan torsi 545 Nm juga menjadi daya tarik tersendiri.
Sebaliknya, Innova Zenix Hybrid menawarkan konsep yang lebih praktis. Pemilik tidak perlu memikirkan pengisian baterai dari luar karena sistem hybrid bekerja secara otomatis.
Jadi, pilihan terbaik kembali pada kebutuhan.
Jika prioritasnya kemampuan berkendara listrik dan performa, Tiggo 8 CSH punya daya tarik kuat. Jika yang dicari adalah kepraktisan hybrid tanpa repot mengecas, Innova Zenix Hybrid menawarkan solusi yang lebih sederhana. (*)
Editor : Ali Sodiqin