RADAR BANYUWANGI - Zhejiang Geely Automobile Co., Ltd. menarik kembali 74.037 unit mobil Lynk & Co di China setelah ditemukan potensi masalah pada komponen LiDAR yang digunakan dalam sistem bantuan pengemudi.
Penarikan tersebut mencakup Lynk & Co 900, Lynk & Co 10 EM-P, Lynk & Co 07, dan Lynk & Co 08.
Berdasarkan pengumuman Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China atau State Administration for Market Regulation (SAMR), penarikan mulai dilakukan pada 24 Agustus 2026.
Kendaraan yang masuk dalam cakupan recall diproduksi pada 8 Januari hingga 10 Desember 2025.
Masalah tersebut berkaitan dengan fluktuasi proses produksi di tingkat pemasok.
Kondisi itu berpotensi menyebabkan sirkuit terpadu atau integrated circuit (IC) yang mengatur suplai daya di dalam unit LiDAR mengalami kerusakan.
LiDAR merupakan salah satu perangkat sensor penting pada sistem bantuan pengemudi.
Pada kendaraan yang terdampak, kerusakan tersebut dapat membuat sistem mengalami kekurangan kemampuan dalam mengenali, memberikan peringatan, atau merespons objek tertentu ketika fitur bantuan pengemudi gabungan sedang aktif.
Regulator China menyebut kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko keselamatan dalam situasi ekstrem.
Sebagai langkah perbaikan, Geely akan mengganti unit LiDAR pada kendaraan yang masuk program recall tanpa biaya.
Proses penanganan dilakukan dengan memanfaatkan platform berbasis cloud untuk mendeteksi sinyal gangguan lebih awal, kemudian pemilik kendaraan akan dihubungi agar melakukan pemeriksaan dan penggantian di jaringan layanan resmi.
Kendaraan yang sebelumnya sudah mendapatkan penggantian LiDAR tidak perlu menjalani penggantian kedua.
Skala penarikan ini cukup besar bila dibandingkan dengan penjualan model-model tersebut.
Jiemian News melaporkan penjualan kumulatif Lynk & Co 900, Lynk & Co 10 EM-P, Lynk & Co 07, dan Lynk & Co 08 sepanjang 2025 mencapai sekitar 147.800 unit.
Dengan demikian, jumlah kendaraan yang ditarik mencapai kurang lebih separuh dari total penjualan empat model itu selama periode tersebut.
Pada hari yang sama, Geely juga mengumumkan penarikan 18.878 unit SUV hibrida Galaxy M9 karena persoalan yang serupa pada IC daya LiDAR.
Jika kedua program recall digabungkan, jumlah kendaraan yang terdampak mencapai 92.915 unit.
Persoalan LiDAR pada Lynk & Co sebelumnya telah menjadi perhatian pemilik kendaraan.
Jiemian News melaporkan adanya peningkatan keluhan sejak Juni 2026 dan lonjakan laporan pada akhir Juli.
Sejumlah pemilik Lynk & Co 900, Lynk & Co 10 EM-P, dan Lynk & Co 08 mengaku menerima peringatan kerusakan LiDAR dan kehilangan akses terhadap fungsi bantuan mengemudi.
Keluhan juga tidak hanya berkaitan dengan gangguan teknis.
Sejumlah pemilik mempertanyakan penjelasan mengenai penyebab kerusakan, proses penggantian komponen, serta keseragaman penanganan layanan purnajual.
Dalam laporan Jiemian News, seorang pemilik Lynk & Co 10 EM-P yang mengalami kerusakan berulang mengatakan, “Sekarang, di jalan perkotaan, saya jelas tidak berani menggunakannya.”
Pernyataan tersebut merupakan terjemahan bahasa Indonesia dari kutipan pemilik kendaraan yang dimuat di Jiemian News.
Laporan yang sama menyebut sebagian kendaraan menggunakan LiDAR dari Robosense atau Suteng Juchuang, pemasok yang memiliki kerja sama dengan ekosistem merek Geely.
Komponen tersebut digunakan pada sejumlah kendaraan dari merek seperti Zeekr, Lynk & Co, dan Galaxy.
Bagi konsumen, recall ini sekaligus menunjukkan bahwa sistem sensor pada kendaraan dengan teknologi bantuan pengemudi tetap bergantung pada keandalan komponen fisik.
Gangguan pada satu bagian penting dapat memengaruhi kemampuan sistem secara keseluruhan, terutama ketika kendaraan beroperasi dalam kondisi yang membutuhkan kemampuan deteksi objek secara cepat dan akurat.
Geely dan Lynk & Co kini menghadapi tahap berikutnya, yakni memastikan proses penggantian berlangsung merata dan mampu menjawab kekhawatiran pemilik kendaraan.
Regulator China menyatakan informasi recall akan disampaikan melalui telepon, pesan singkat, aplikasi, maupun surat kepada konsumen yang terdampak.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara