Pabrik Molinas Berdiri di Cikarang, Pemkab Bekasi Incar Efek Domino Ekonomi

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Peluncuran Molinas di Bekasi membuka peluang kerja baru. Pemkab berharap industri motor listrik mengurangi pengangguran dan menambah PAD daerah. (Foto: Sekretariat Presiden)
Peluncuran Molinas di Bekasi membuka peluang kerja baru. Pemkab berharap industri motor listrik mengurangi pengangguran dan menambah PAD daerah. (Foto: Sekretariat Presiden)

RADAR BANYUWANGI — Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) di Kabupaten Bekasi tak hanya membawa ambisi besar soal kemandirian teknologi. Pemerintah Kabupaten Bekasi melihat ada peluang ekonomi yang tak kalah penting: lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal dan bertambahnya pendapatan daerah.

Harapan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja setelah menghadiri peluncuran Molinas bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di fasilitas produksi Alva, Delta Silicon, Cikarang Selatan, Kamis (13/8/2026).

Bagi Pemkab Bekasi, keberadaan fasilitas produksi kendaraan listrik di salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia tersebut memiliki arti strategis. Bukan hanya karena menempatkan Bekasi sebagai bagian dari perkembangan industri kendaraan listrik nasional, tetapi juga karena berpotensi menciptakan efek domino bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Semoga dengan adanya perusahaan Molinas, akan menambah masyarakat untuk bekerja. Bisa mendapatkan penghasilan, mengurangi pengangguran serta menambah pendapatan asli daerah,” kata Asep.

Bekasi Ingin Warga Lokal Ikut Menikmati

Asep menilai perkembangan industri kendaraan listrik harus memberikan manfaat yang terasa hingga ke masyarakat sekitar kawasan industri.

Kabupaten Bekasi selama ini dikenal sebagai salah satu pusat industri nasional. Karena itu, masuknya industri kendaraan listrik dinilai membuka ruang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari kebutuhan tenaga kerja hingga aktivitas usaha pendukung.

Namun, peluang tersebut akan lebih berarti apabila masyarakat Kabupaten Bekasi tidak sekadar menjadi penonton.

Pemkab berharap kebutuhan tenaga kerja di fasilitas produksi dan ekosistem Molinas dapat membuka kesempatan bagi warga lokal untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan.

“Harapannya tentu masyarakat Kabupaten Bekasi bisa ikut merasakan manfaat dari keberadaan industri ini,” ujar Asep.

Menurut dia, penyerapan tenaga kerja lokal perlu menjadi bagian dari pertumbuhan kawasan industri. Dengan begitu, ekspansi industri tidak hanya menghasilkan aktivitas produksi, tetapi juga ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah tempat industri tersebut berdiri.

Dari Pabrik ke Ekosistem Industri

Bagi Asep, manfaat Molinas tidak berhenti pada keberadaan satu fasilitas produksi. Tantangan yang lebih besar adalah bagaimana Indonesia membangun ekosistem kendaraan listrik yang kuat.

Penguasaan teknologi menjadi salah satu kunci. Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pasar bagi produk kendaraan listrik, tetapi juga mampu mengembangkan teknologi dan melakukan produksi secara mandiri.

“Penguasaan teknologi dan penguatan ekosistem industri dinilai penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga memiliki kemampuan produksi dan pengembangan teknologi sendiri,” ujarnya.

Jika ekosistem tersebut berkembang, kebutuhan tenaga kerja juga berpotensi semakin beragam. Bukan hanya pekerja manufaktur, tetapi juga tenaga dengan keahlian teknis, riset, pengembangan produk, logistik, hingga berbagai sektor jasa pendukung industri.

Bagi Kabupaten Bekasi, rantai tersebut menjadi peluang untuk memperluas manfaat ekonomi dari industri kendaraan listrik.

Prabowo Tekankan Kolaborasi

Peluncuran Molinas sendiri dilakukan Presiden Prabowo Subianto di fasilitas produksi Alva, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (13/8/2026).

Prabowo menempatkan pengembangan kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian teknologi dan industri Indonesia.

Presiden menilai pengembangan Molinas tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi perusahaan swasta, BUMN, pelaku usaha, dan akademisi diperlukan untuk memperkuat kemampuan riset serta pengembangan teknologi nasional.

“Hari ini adalah hari yang sangat penting. Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada semua unsur. Dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, para wiraswasta, dari BUMN-BUMN, dari dunia akademis, yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development, dari Litbang,” ujar Prabowo.

Pesan tersebut sejalan dengan harapan Pemkab Bekasi agar pengembangan industri kendaraan listrik memberikan dampak lebih luas bagi daerah.

Tantangan Berikutnya: Jangan Sampai Warga Hanya Jadi Penonton

Dengan hadirnya fasilitas produksi Molinas, Kabupaten Bekasi memiliki posisi penting dalam peta pengembangan kendaraan listrik nasional.

Namun, peluang tersebut juga membawa pekerjaan rumah. Pemerintah daerah perlu memastikan pertumbuhan industri benar-benar terkoneksi dengan kebutuhan masyarakat lokal.

Penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu indikator paling mudah untuk melihat dampaknya. Semakin banyak warga lokal yang terserap, semakin besar pula peluang industri kendaraan listrik menciptakan efek ekonomi berantai.

Di sisi lain, peningkatan aktivitas industri dapat membuka ruang bagi usaha pendukung di sekitar kawasan produksi.

Karena itu, harapan Pemkab Bekasi bukan semata-mata bertambahnya jumlah pabrik. Lebih jauh, pemerintah daerah ingin memastikan keberadaan industri tersebut mampu mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah.

Peluncuran Molinas akhirnya menghadirkan dua agenda sekaligus bagi Kabupaten Bekasi: membangun masa depan industri kendaraan listrik dan memastikan masyarakat lokal ikut mendapatkan manfaat ekonominya.

Jika keduanya berjalan beriringan, pabrik kendaraan listrik di Cikarang bukan hanya menjadi simbol transformasi teknologi Indonesia, tetapi juga bisa menjadi mesin baru penciptaan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : Jabarprov.go.id
Molinas Bekasi industri Bekasi PAD Bekasi motor listrik lapangan kerja