RADAR BANYUWANGI – Tren SUV dan crossover yang mendominasi pasar otomotif global membuat kehadiran mobil sport murni semakin jarang ditemukan. Di tengah kondisi tersebut, MG menghadirkan Cyberster sebagai roadster listrik yang menawarkan pengalaman berkendara emosional sekaligus desain eksotis yang tetap terjangkau bagi pecinta otomotif.
Langkah MG dinilai menjadi angin segar di industri otomotif. Ketika banyak produsen memilih bermain aman dengan memperbanyak lini SUV listrik, Cyberster justru mengambil jalur berbeda dengan menghidupkan kembali karakter roadster dua pintu yang identik dengan sensasi berkendara.
Majalah otomotif Motor1.com dalam laporannya yang dikutip pada Selasa (4/8/2026) menilai Cyberster membawa filosofi berbeda dibanding mayoritas kendaraan listrik yang saat ini beredar di pasar.
"Di saat sebagian besar produsen otomotif beralih ke ranah aman dengan memproduksi SUV listrik yang seragam, MG Cyberster mengambil arah sebaliknya dengan membangkitkan kembali warisan roadster klasik. Kehadirannya membuktikan bahwa era elektrifikasi tidak harus membunuh karakter mobil sport dua pintu yang emosional dan menyenangkan untuk dikendarai," tulis Motor1.com.
Media tersebut juga menilai desain Cyberster berhasil memadukan identitas klasik MG dengan pendekatan modern khas kendaraan listrik.
"Dengan memadukan proporsi klasik roadster bermesin depan seperti MGB dengan elemen futuristik, seperti pintu gunting otomatis dan kokpit digital yang membungkus pengemudi, Cyberster berhasil menjembatani sejarah panjang MG dengan masa depan kendaraan listrik," lanjut ulasan tersebut.
Dari sisi performa, MG Cyberster tersedia dalam pilihan penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD) maupun All-Wheel Drive (AWD) bermotor ganda. Varian tertingginya mampu menghasilkan tenaga hingga 536 daya kuda serta berakselerasi dari posisi diam hingga 100 kilometer per jam hanya dalam 3,2 detik.
Kemampuan tersebut dipadukan dengan posisi duduk rendah atau low-slung seating serta distribusi bobot yang seimbang. Kombinasi ini menghadirkan karakter pengendalian yang presisi sekaligus mengembalikan sensasi berkendara khas mobil sport yang mulai jarang ditemui di era elektrifikasi massal.
Kehadiran Cyberster dinilai berpotensi menjadi tolok ukur baru bagi mobil sport listrik. Tidak hanya menawarkan performa tinggi di atas kertas, model ini juga berupaya menghadirkan pengalaman mengemudi yang mampu membangkitkan keterlibatan emosional pengemudi.
Jika mendapat respons positif dari pasar global, MG Cyberster berpeluang memicu produsen otomotif lain untuk kembali mengembangkan mobil sport listrik yang mengutamakan keseimbangan antara performa, desain, dan kenikmatan berkendara, bukan sekadar mengikuti tren kendaraan berjenis SUV.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Motor1.com