Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Motor Difabel, Agar Mudah Dikendarai Ubah Dua Roda Menjadi Tiga

Niklaas Andries • Minggu, 14 April 2024 | 16:20 WIB

KREATIF: Juru parkir penyandang disabilitas tetap bekerja di Banyuwangi, dengan bantuan motor modifikasi beroda tiga.
KREATIF: Juru parkir penyandang disabilitas tetap bekerja di Banyuwangi, dengan bantuan motor modifikasi beroda tiga.
Radarbanyuwangi.id - Kendaraan roda dua juga bisa menjadi tunggangan kalangan penyandang disabilitas. Tentu saja, kendaraan ini harus dimodifikasi dari beroda dua menjadi roda tiga.

Sepeda motor masih begitu mendominasi pengguna di jalan raya. Tapi tidak semua orang bisa dengan mudah mengendarai kendaraan roda dua. Terutama orang penyandang disabilitas.

Mengendarai kendaraan roda dua bagi mereka memang terasa cukup menyulitkan. Namun seiring perkembangan zaman, halangan itu mulai sirna. Penyandang disabilitas kini juga bisa berkendara roda dua di jalanan umum seperti orang normal kebanyakan.

Caranya yakni dengan melakukan modifikasi sepeda motor khusus untuk kaum difabel. Modifikasi ini menjadi solusi agar kalangan difabel ini bisa berkendara di jalanan umum. Modifikasi yang bisa dilakukan diantaranya denganm enjadikan sepeda motor beroda tiga.

Jenis sepeda motor yang digunakan adalah motor. Baik itu matik maupun manual bisa diubah dengan menjadikan komposisi roda belakang menjadi dua.

Mekanismenya yakni dengan menggunakan aplikasi penggerak. Roda belakang ditambahkan as roda yang panjang. Nantinya bagian belakang motor bisa memakai dua roda di sisi kanan dan kiri.

Setelah mengubah komposisi roda menjadi tiga. Motor untuk difabel juga bisa dengan sespan atau bak tambahan di sisi kanan atau kiri sepeda motor.

Sespan ini cocok digunakan untuk kaum difabel yang biasanya menggunakan kursi roda. Mereka tetap bisa menjadi penumpang sepeda motor dengan aman dan nyaman tanpa harus ribet. Sespan bentuknya seperti boks di sisi motor.

Bisa juga motor difabel dimodifikasi dengan menggunakan setan di sespan. Sepintas sepeda motor jenis ini hampir sama dengan versi sepeda motor dengan sespan. Bedanya, kaum difabel yang menggunakan kursi roda bisa mengendarai sepeda motornya secara langsung.

Sedangkan sepeda motor dengan sespan hanya memungkinkan pengguna kursi roda menjadi penumpang saja. Hanya saja modifikasinya jenis ini terbilang sedikit lebih rumit. Ini disebabkan harus memindahkan setang motor ke bagian depan sespan.

Bagian kepala sepeda motor harus ditambahkan komponen seperti long tie-rod, link arm, dan link stabilizer, seperti pada kendaraan roda empat (mobil). Modifikasi lainnya untuk motor kaum difabel yakni dengan sespan dengan roda dipindah ke depan.

Sepintas modifikasi sepeda motor ini hampir serupa. Bedanya, di bagian depan sespan dipasangkan setang dan roda depan sepeda motor dipindahkan ke sespan.

Tapi untuk modifikasi ini terbilang lebih sulit dan biaya tidak murah. Tapi efek berkendara yang diinginkan kaum difabel untuk jenis modifikasi ini bisa menjadi solusi.

Selanjutnya, agar tunggangan motor kaum difabel tetap keren saat dikendarai. Tidak ada salahnya untuk menambahkan sejumlah akseroris. Seperti pelek misalnya dibuat dimensinya menjadi lebar.

Selanjutnya sepatbor yang dibuat sewarna dengan bodi. Hingga memodifikasi dengan menambahkan bagian sandaran agar penumpang belakang menjadi nyaman saat di perjalanan. (nic/bay)

Editor : Niklaas Andries
#penyandang disablitas #Komposisi #roda #motor #kaum difabel #modifikasi