Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

MSIB: Beri Pengalaman Berbasis Lapangan, Padukan Pendidikan dan DUDI  

Salis Ali Muhyidin • Senin, 20 Mei 2024 | 20:00 WIB

 

Oleh: ELITA ENDAH MAWARNI* 
Oleh: ELITA ENDAH MAWARNI* 

MAGANG dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) adalah salah satu program bawaan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia.  Program ini menjadi kegiatan yang diidam-idamkan banyak mahasiswa.

MSIB menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi sesuai dengan minat dan bakat melalui pengalaman praktik di dunia kerja yang bisa dipakai sebagai persiapan awal karir setelah lulus dari dunia pendidikan. Serta bisa menambah relasi dan wawasan bertemu dengan teman-teman yang berasal dari berbagai daerah.

Hasil yang diharapkan yakni mahasiswa dapat mengasah kemampuan dan talenta. Lantaran program ini memberikan banyak sekali manfaat mulai dari pengalaman bekerja dan belajar secara praktis sebagai upaya persiapan karir yang komprehensif, sampai konversi mata kuliah hingga 20 SKS. Sehingga mahasiswa siap dan mampu menghadapi bonus demografi di masa revolusi industri 4.0. Serta sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan dan mewujudkan SDM berkualitas.

MSIB bertujuan memberikan pengalaman yang cukup kepada mahasiswa berupa pembelajaran langsung di tempat kerja (experiential learning) selama 1-2 semester. Mahasiswa akan mendapatkan banyak manfaat baik hard skill dan soft skill.

Hard skill yang diperoleh dapat berupa keterampilan teknis pekerjaan, penyelesaian masalah yang kompleks, keterampilan analitis dan sebagainya. Sementara soft skill berupa pengetahuan mengenai etika profesi/kerja, komunikasi dan interaksi personal, kerja sama, dan sebagainya. Program MBKM berupaya menjawab tantangan besar terkait link and match antara lembaga pendidikan dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI).

Manfaat lain kegiatan ini juga akan dirasakan perguruan tinggi secara umum dan program studi secara khusus. Program studi berkepentingan dengan kegiatan MSIB untuk mendapatkan informasi mengenai kriteria lulusan. Baik berupa pengetahuan, keterampilan, keahlian, dan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri/ profesi.

Informasi tersebut bermanfaat untuk meng-update bahan ajar dan pembelajaran dosen serta topik-topik riset diprogram studi yang relevan. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan melalui kerja sama dengan mitra antara lain perusahaan, yayasan nirlaba, organisasi multilateral, institusi pemerintah, maupun perusahaan rintisan (startup).

Peran mahasiswa dalam MSIB, selaras dari namanya yakni magang dan studi independen. Magang adalah kegiatan di mana mahasiswa bekerja di organisasi mitra sebagai trainee selama periode waktu terbatas. Dalam kegiatan magang memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan umum dan khusus mereka, disertai dengan mendapatkan pengalaman kerja.

Dari hasil penelitian, bahwa perusahaan perekrut membutuhkan siswa magang yang memiliki kriteria utama berupa: keterampilan umum (manajemen waktu, bekerja dalam tim, perhatian terhadap detail), kemampuan mental, kemauan untuk bekerja, sikap dan perilaku.

Sedangkan studi independen adalah program pembelajaran non-gelar yang diselenggarakan oleh organisasi atau industri yang menyediakan pengetahuan dan keterampilan dengan tingkat relevansi tinggi di dunia kerja dan dunia usaha dalam bentuk kursus singkat, kemah kerja, massive open online course (MOOC), dan lainnya. Ini dilanjutkan dengan kegiatan kolaborasi bersama dengan sesama peserta maupun personel organisasi mitra dalam suatu proyek atau studi kasus. Penyelenggaraan MSIB dilatarbelakangi kenyataan bahwa mahasiswa selama ini kurang mendapatkan pengalaman kerja di industri/dunia profesi. Hal ini menyebabkan banyak lulusan perguruan tinggi yang kurang siap bekerja.

Dari sini bisa disimpulkan, kegiatan MSIB baik magang maupun studi independen sangat penting baik bagi mahasiswa vokasi maupun non-vokasi. Karena magang bisa mempersiapkan generasi selanjutnya untuk terjun ke dunia pekerjaan dengan persiapan matang dan bisa memberikan hasil lebih baik dari generasi sebelumnya. Sementara studi independen memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dengan mempelajari kompetensi spesifik dan praktis yang dibutuhkan di dunia industri dan dunia usaha.

Terkait program MSIB, kita patut berterima kasih kepada pemerintah yang telah menciptakan program Kampus Merdeka. Karena kegiatan ini telah memberikan banyak kesempatan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk bisa merasakan lingkungan dunia kerja. MSIB tidak hanya memberikan pengetahuan praktis dan keterampilan baru kepada mahasiswa, tetapi juga membentuk pola pikir inovatif dan berorientasi pada solusi. (*)

 

*) Dosen Stikes Banyuwangi.

Editor : Salis Ali Muhyidin
#independen #MSIB #indonesia #magang #merdeka belajar