Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Di Era Globalisasi, Berbahasa Asing Jadi Komunikasi Vital

Ali Sodiqin • Kamis, 18 April 2024 | 17:00 WIB
Oleh: NUR ELISA AGUSTIANA*
Oleh: NUR ELISA AGUSTIANA*

PENGGUNAAN bahasa asing dalam percakapan tidak semua buruk. Sisi positif dari kita mempelajari bahasa asing juga sangat diperlukan.

Terutama saat kita memberikan informasi menjurus pada topik yang sifatnya global.

Mungkin di kalangan muda saat ini, ada beberapa pemuda menggunakan bahasa asing di lingkungan sekitar, katanya dapat menyebabkan pudarnya rasa cinta dan bangga terhadap Bahasa Indonesia.

Namun, bukan ini maksud kami dari membangun pemuda untuk mengetahui bahasa asing seperti apa.

Minimal, dalam kalimat di keseharian kita dapat memahami, jika kita berada di tempat suatu kota kita paham dengan kondisi sekitar yang dapat menuntun kita di ”gerbang pemahaman” yang membuka peluang baik dalam karir di dunia yang semakin terhubung.

Penguasaan pemahaman memberi keuntungan menangkap persoalan yang diucapkan orang lain kepada kita sehingga kita akan mampu menggunakan informasi tersebut sesuai substansi masalah yang sebenarnya, di era sekarang berbahasa asing sangat penting karena berbagai label produk, informasi di internet, isi dari pada alat digital semua menggunakan bahasa asing.

Berbahasa asing juga sangat diperlukan di kalangan mahasiswa saat ini, seluruh mahasiswa diwajibkan menjadi calon intelektual dan cendekiawan muda bagi Indonesia.

Jika ingin membawa Indonesia bersaing secara global tentu kita harus mempunyai keahlian berbahasa asing yang baik.

Belum lagi jika pergi keluar negeri, pasti harus mempunyai skill kualifikasi berbahasa asing yang mumpuni.

Kemampuan berbahasa asing sangat penting, untuk membantu seseorang dalam meningkatkan pengetahuannya dari beragam sudut pandang.

Keterampilan berbahasa asing dapat meningkatkan kecerdasan otak serta memperkuat daya ingat, termasuk dalam berpikir dan bertindak.

Belajar bahasa asing masih sulit, mengapa? Tata Bahasa kerap kali sulit dipelajari.

Menurut pendapat pemuda, dalam tata bahasa, kita belajar suatu rumusnya, serta menghafal kosa kata.

Ini membutuhkan banyak latihan dan pengalaman berkomunikasi dengan orang yang bahasanya sedang kita pelajari. Juga kesulitan memahami grammar (tata bahasa) yang memiliki banyak arti.

Kajian lain menyebutkan, salah satu penelitian dari mahasiswa memaparkan, adanya saraf saraf vital dalam otak seperti broca, wernicke, dan daerah korteks, berkaitan dan berfungsi untuk mengetahui berbahasa.

Dalam arti, otak dalam yang merespons bahasa atau suatu kalimat yang diucapkan.

Sudut pandang lain memberikan gambaran, bahwa belajar bahasa asing dapat mendukung keseimbangan hard skill dan soft skill. Ini sangat berpengaruh di kalangan pemuda dan dewasa, baik yang masih sekolah SMA dan mahasiswa.

Sementara di era globalisasi yang semakin berkembang, peran komunikasi menjadi semakin vital.

Era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat.

Tahun 2024 ini banyak yang membuka kesempatan untuk berkomunikasi secara internasional. Alat komunikasi yang utama di seluruh dunia adalah bahasa.

Bahasa merupakan suatu tombak masyarakat untuk bertutur, bekerja sama, berkomunikasi, untuk mengidentifikasi diri.

Tanpa bahasa, manusia tidak dapat berkomunikasi. Sampai saat ini. bahasa internasional pertama yang banyak digunakan adalah Bahasa Inggris.

Banyak penduduk di berbagai negara memakai Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi dalam pertemuan penting tingkat internasional.

Sebagai bahasa global, bahasa asing memegang fungsi yang amat besar. Banyak siswa sekolah dasar (SD), bahkan taman kanak-kanak (TK) mulai mempelajari bahasa asing yakni Bahasa Inggris.

Di era globalisasi, dunia kerja juga semakin berkembang dan maju dalam memperluas lingkupnya hingga lintas negara.

Bahasa asing sangat potensial dalam pengembangan di era globalisasi, dengan menguasai bahasa asing akan membuka peluang besar untuk kompetisi kreativitas dan berinovasi yang tinggi.

Bahasa asing juga termasuk penting untuk menjalin komunikasi internasional. (*)

*) Kader Nahdlatul Ulama Banyuwangi.

Editor : Ali Sodiqin
#Memudar #komunikasi #bahasa asing #bahasa indonesia #globalisasi