Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Generasi Muda dan Semangat Konservasi Ijen Geopark

Ali Sodiqin • Selasa, 21 November 2023 | 00:00 WIB
Oleh: ZAZIKA RAYA BRILIANTI*
Oleh: ZAZIKA RAYA BRILIANTI*

BANYUWANGI beruntung memiliki kawasan Gunung Ijen. Kawasan wisata ini semakin banyak menarik perhatian wisatawan.

Karena itu, Ijen perlu mendapatkan pengelolaan sesuai dengan batas yang dapat diterima. Baik dari segi alam maupun sosial budaya.

Kondisi ijen sangat memerlukan konservasi lingkungan dengan melakukan 'pembatasan' yang mencegah kerusakan.

Saat ini, masih mendapati sampah dan tindakan vandalisme seperti coret/mengukir pohon, atau pencurian lampu penerangan di jalur pendakian.

Serta ancaman erupsi yang tidak pasti, sehingga dapat membahayakan wisatawan.

Para pengelola Ijen perlu menyediakan tempat khusus pendirian tenda. Larangan mengganggu satwa dan flora. Larangan penyelenggaraan event dengan brand Ijen di dalam kawasan.

Tidak mengganggu aktivitas pertambangan tradisional belerang, dan melakukan kegiatan pemulihan kawasan.

Dampak penerapan konservasi lingkungan kawasan Ijen terhadap masyarakat secara individu maupun kelompok. Hal itu memberikan hasil positif.

Rencana pembangunan pariwisata Ijen merasakan dampak signifikan pada masyarakat sekitar kawasan Ijen di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi.

 Ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, daya cipta ekonomi, dan menciptakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) daerah.

Salah satunya dilakukan oleh unit Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berupa pengembangan destinasi pariwisata Ijen Lestari, Desa Tamansari.

Tujuannya mendorong masyarakat untuk menggagas pengembangan destinasi pariwisata baru, melalui pemberian nilai tambah ciri khas pedesaan yang dimiliki. Ini dilakukan tanpa harus mengubah fungsi suatu lanskap.

Sementara itu, konservasi lingkungan memiliki manfaat besar. Seperti pelestarian keanekaragaman hayati, menjaga ekosistem, dan keseimbangan ekologi.

Juga membantu mengendalikan banjir, menjaga kualitas tanah, dan meminimalkan kerusakan lingkungan.

Selain itu, konservasi meningkatkan kualitas hidup manusia dengan rekreasi, keindahan alam, serta membantu mitigasi perubahan iklim di lingkungan pegunungan.

Pandangan terhadap konservasi ini oleh Pemkab Banyuwangi telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap konservasi lingkungan di kawasan Gunung Ijen.

Pemerintah telah mengambil langkah-langkah penting untuk menjaga ekosistem unik Gunung Ijen. Mereka menganggap gunung ini sebagai aset berharga yang harus dilestarikan bagi generasi mendatang.

Tindakan pengawasan ketat terhadap aktivitas tambang belerang yang dapat merusak ekosistem, serta upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan wisatawan tentang pentingnya menjaga alam yang rapuh ini.

Pemkab Banyuwangi berupaya mengembangkan ekowisata di Gunung Ijen. Caranya dengan menggabungkan pelestarian alam dan peluang ekonomi.

Mereka berusaha mengatur kunjungan wisata agar berlangsung berkelanjutan, menciptakan keseimbangan antara menjaga alam yang indah.

Serta mendukung penghidupan masyarakat setempat melalui pariwisata berkelanjutan.

Pendekatan ini mencerminkan pandangan pemerintah Banyuwangi untuk melestarikan keindahan alam sambil mendukung pembangunan wilayah.

Peran generasi muda dalam mendukung aktivitas konservasi lingkungan Geopark Ijen tentunya sangat pengaruh besar bagi kelangsungan konservasi senagai berikut.

Pertama, generasi muda yang terbiasa dengan dunia digital, dapat menjadi advokat lingkungan yang potensial dengan kemampuan mereka untuk memahami isu-isu lingkungan.

Generasi muda dapat mengedukasi orang lain tentang pentingnya pelestarian alam.

Kedua, generasi muda memiliki semangat tinggi untuk menciptakan perubahan dengan mengorganisasi kampanye sosial.

Mereka juga bisa melakukan kegiatan pembersihan, menggalang dana, dan menggerakkan rekan-rekan serta masyarakat untuk pelestarian lingkungan di Geopark Ijen.

Ketiga, generasi muda memiliki peran penting dalam menggabungkan konservasi dan inovasi. Mereka dapat mencari solusi ramah lingkungan untuk masalah seperti limbah plastik dan pengelolaan sumber daya.

Dengan kreativitas dan pemikiran berkelanjutan, mereka bisa mengembangkan proyek-proyek positif seperti mengurangi sampah di Geopark Ijen.

Mereka bisa menanam tumbuhan anti longsor, dan mempromosikan istirahat dari aktivitas gunung.

Semua langkah itu, bisa membantu mewujudkan visi pelestarian Geopark Ijen sebagai warisan alam berharga bagi generasi mendatang. (*)

*) Pelajar MAN 1 Banyuwangi.  

Editor : Ali Sodiqin
#Erupsi #belerang #sosial budaya #Geopark #pendakian #gunung #banyuwangi #ijen