Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sambat Tidak Menjamin Skripsi Selesai

Ali Sodiqin • Jumat, 17 November 2023 | 17:26 WIB
Oleh: HANDARIYATUL MASRUROH*
Oleh: HANDARIYATUL MASRUROH*

SALAM semangat para mahasiswa semester akhir! Satu kata yang sudah tak asing di telinga kita. Apalagi mahasiswa semester akhir yang sedang berjuang demi mendengar kata “ACC” dari dosen pembimbing maupun dosen penguji.

Hal yang menghantui kegiatan sehari-hari. Makan tak enak. Tidur tak nyenyak. Apalagi jalan-jalan, mana sempat? Semua itu demi apa? Skripsi.

Skripsi, sebuah tugas akhir yang menjadi salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa strata satu. Perjuangan selama delapan semester yang akan ditutup dengan tugas akhir tersebut.

Adanya program skripsi dapat menimbulkan sebuah perubahan. Apa itu? Dari mahasiswa yang tak pernah menginjakkan kaki di perpustakaan kampus, mendadak jadi pengunjung tetap.

Dari mahasiswa yang awalnya tak suka beli buku, tiba-tiba dompet menipis demi mendapatkan buku referensi.

Dari mahasiswa yang mengerjakan makalah tinggal copas (copy paste), mendadak merangkai dan mengotak-atik kalimat atau pun paragraf sendiri.

Bahkan, ada juga mahasiswa yang awalnya cuek dengan dosen, tiba-tiba ramah banget! Sampai bawa segala macam makanan demi menjalani pendekatan. Emang beneran ada, ya?

Merupakan perubahan yang positif, jika beberapa hal di atas memang benar terjadi. Bukankah bagus, jika mahasiswa suka membaca buka, berkunjung ke perpustakaan, dan tak hanya copas dalam hal mengerjakan tugas kuliah.

Akan tetapi dalam mengerjakan skripsi memang membutuhkan perjuangan maksimal.

Tak ada kata turut mburi bagi mahasiswa, karena skripsi adalah tugas individu, bukan kelompok. Turut mburi adalah istilah bagi mahasiswa yang suka mengandalkan teman satu kelompok dalam hal mengerjakan makalah atau tugas lainnya.

Mahasiswa yang memiliki prinsip “yang penting saat maju presentasi orangnya hadir” tanpa ikut mengerjakan makalah.

Sebuah pencapaian tak akan terwujud jika kita hanya diam di tempat. Stuck dengan keadaan yang hanya bermalas-malasan.

 Apalagi setiap hari hanya “sambat” tanpa melakukan sebuah perubahan. Ingin sukses, tapi tak ada pergerakan!

Skripsi pun begitu. Ia hanya butuh dikerjakan, bukan dibiarkan. Berjuang dari tahap awal, mencari judul, proposal, seminar proposal, skripsi, sidang skripsi, jangan lupa revisi, baru bisa menjadi sarjana sejati. Runtutan prosesnya seperti itu.

Terlihat mudah, tapi memang butuh kelegawaan kita sebagai pelaku untuk menyempatkan waktu demi skripsi selesai bukan malah terbengkalai.

Sambat boleh. Tetapi jangan lupa tetap kerjakan skripsi. Sedikit demi sedikit, yang penting rutin, pasti akan selesai.

Tak harus berlomba-lomba membuat skripsi yang tebalnya sama dengan alasan para buaya. Ratusan lembar, tapi isinya hoaks semua, sama saja!

Sesuai dengan panduan kampus masing-masing, tak terlalu muluk-muluk, tapi isinya berkualitas dan terjamin keasliannya. Itulah skripsi yang sebenarnya.

Sudahlah, ayo kita bangkit! Para pejuang skripsi mari kita kembali melangkah. Apalagi yang masih betah bertahan di kampus karena menambah semester. Tidal iri melihat adik kelas sudah terlebih dahulu jadi sarjana?

 Okelah, jika memang ada kendala dengan ekonomi yang membuat telat lulus. Tapi beda lagi, dia yang telat lulus karena tak mau menyelesaikan skripsi. Ayo, buktikan Anda juga bisa jadi sarjana!

Silakan bersambat, jika memang diri merasa lelah. Boleh menangis, jika dengan air mata bisa membuat bebanmu sedikit lebih ringan.

 Bahkan boleh teriak sekeras-kerasnya, jika hal itu membuat batin tenang. Asal jangan tiba-tiba teriak di tempat ramai, ya!

Namun, memang solusi yang paling tepat adalah berusaha dan selalu berdoa agar dipermudah segalanya. Tak ada perjuangan yang sia-sia. Kurangi sambat, kerjakan skripsi Anda, boleh lulus tepat waktu! (*)

*) Mahasiswi Tadris Bahasa Indonesia, Institut Agama Islam Darussalam, Blokagung, Banyuwangi.

Editor : Ali Sodiqin
#skripsi #Semester #mahasiswa #Perpustakaan #copy paste