Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tentang Polusi Udara, Bercerminlah dari Ibukota

Ali Sodiqin • Kamis, 19 Oktober 2023 | 18:00 WIB
Oleh: MIFTAHUL HUDA*
Oleh: MIFTAHUL HUDA*

PERJALANAN udara dari Banyuwangi menuju Jakarta, memberi pelajaran berharga. Bagaimana tidak, langit dari Banyuwangi yang cerah berangsur berubah setelah satu jam setengah.

Langit cokelat abu-abu bukan karena mendung atau awan, tampak jelas setelah pesawat memasuki langit Jakarta. Tentu sudah bisa kita duga, apa yang sedang terjadi. Setelah napas mulai ngap-ngap seolah kehabisan oksigen.

Kasus polusi udara di Jakarta beberapa waktu lalu banyak diberitakan media. Karena saat ini keadaan polusi udara di kota Jakarta semakin memburuk bagi masyarakat.

Memburuknya masalah polusi udara di Jakarta telah terjadi pada awal tahun 1990-an. Polusi udara telah lama terjadi dari tahun ke tahun di sana.

Apabila masalah tersebut terus menerus terjadi akan dapat mengakibatkan berbagai ancaman bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat kota Jakarta.

Contohnya ancaman penyakit pada sistem pernapasan mulai dari iritasi, peradangan, kerusakan saraf, sesak napas, hingga penyakit lain yang merusak sistem jaringan pada tubuh manusia seperti kanker dan stroke.

Bahkan sebuah studi baru-baru ini, menyamakan polusi udara di perkotaan dengan mengisap satu bungkus rokok setiap hari selama 29 tahun.

Ancaman lainnya juga muncul dari masalah gangguan kejiwaan bagi masyarakat kota Jakarta. Secara spesifik, orang-orang di perkotaan menderita gangguan suasana hati dan kecemasan pada tingkat yang sangat tinggi.

Karena masyarakat yang terpapar polusi udara secara terus menerus, akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan berbagai dampak tersebut untuk menekan polusi udara yang semakin memburuk pemerintah kota Jakarta pusat saat ini sedang berusaha melakukan upaya-upaya untuk menangani masalah polusi udara.

Berbagai upaya yang sedang pemerintah usahakan dilakukan secara bertahap dari pertengahan Agustus 2023 lalu, hingga sekarang. Berbagai upaya tersebut akan dilakukan pada beberapa sektor yang menjadi pusat penyumbang polusi udara di Jakarta.

Usaha yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi masalah polusi udara telah dilakukan mulai tanggal 11 Agustus 2023 sampai sekarang.

Usaha tersebut dilakukan secara bertahap melalui berbagai sektor. Dari sektor transportasi pemerintah melakukan upaya razia uji emisi kendaraan.

Dan dari sektor industri, pemerintah memberhentikan sementara operasional empat perusahaan yang berpotensi menjadi penyebab memburuknya masalah polusi udara di Jakarta.

Tidak hanya itu, pemerintah juga melakukan penanganan bersama Badan Lembaga Riset Indonesia (BRIN) yang bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk melakukan modifikasi cuaca. Caranya dengan membuat hujan buatan di tengah musim kemarau.

Namun, berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah akan lebih efektif, apabila ikut mendapatkan dukungan dan kerja sama dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satunya dari generasi muda yang memiliki peran penting dalam mendukung setiap upaya atau kebijakan yang pemerintah lakukan, untuk mengurangi masalah tersebut.

Kita sebagai generasi muda, terutama yang ada di Banyuwangi, dapat memanfaatkan media sosial sebagai media kampanye untuk mengedukasi masyarakat.

Tentu saja, kampanye edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan lingkungan, khususnya kesehatan kualitas udara. Tidak hanya itu, generasi muda juga dapat membantu pemerintah dalam mengupayakan penggunaan transportasi umum sebagai transportasi utama, dalam melakukan aktivitas sehari hari.

Tentu kita tidak ingin, Banyuwangi mengalami situasi genting polusi udara seperti di Jakarta. Berkembangnya teknologi yang pesat, juga dapat menjadi salah satu keuntungan kita sebagai generasi muda untuk memanfaatkannya dalam mendukung upaya mencegah polusi udara.

Generasi muda Banyuwangi dapat memberikan inovasi dalam bidang teknologi, untuk berinovasi dengan lembaga riset negara seperti BRIN dan BMKG, dalam mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan untuk mengurangi masalah polusi udara.

Contohnya dengan mengembangkan pembuatan mobil listrik. Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda Banyuwangi diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam berbagai bidang. Sehingga generasi muda ikut mendukung setiap upaya yang pemerintah lakukan. (*)

*) Pelajar MAN 1 Banyuwangi.

Editor : Ali Sodiqin
#modifikasi cuaca #polusi udara #dki jakarta #jakarta #bmkg #pesawat #banyuwangi