Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tidur Harus Delapan Jam, Apa benar?

Ali Sodiqin • Sabtu, 30 September 2023 | 03:00 WIB
Oleh: RIZKY IMAM S.*
Oleh: RIZKY IMAM S.*

MENURUT ilmu kesehatan, waktu paling ideal dibutuhkan bagi manusia untuk tidur adalah delapan jam. Tapi ini bertentangan dengan tidurnya para tokoh sukses di luar sana.

Sebut saja Barrack Obama, Elon musk, dan lainnya yang waktu tidur mereka hanya berkisar empat sampai enam jam sehari. Yang jadi pertanyaan, apakah tidak berbahaya bagi orang seperti mereka?

Sebelum menginjak ke pertanyaan itu, pertama kita harus tahu mengapa kita tidur? Fakta yang mencengangkan, yang tanpa kita sadari adalah kita menghabiskan 33 persen hidup kita untuk tidur.

Jika kita hitung 33 persen waktu per hari kita yaitu delapan jam, itu tidak sebentar. Sebenarnya, jika kita mempersingkat waktu tidur, kita bisa meningkatkan waktu hidup kita, melihat harapan manusia yang semakin bertambah.

Hal ini mengacu pada pertanyaan, sebenarnya dalam hidup, delapan jam untuk tidur itu perlu tidak? Jawabannya adalah tidak.

Faktanya meskipun kita sudah menghabiskan waktu tidur segitu banyak, para ilmuwan belum tahu mengapa manusia dan makhluk hidup lainnya butuh tidur. Mereka mengatakan, manusia dan makhluk hidup lainnya mendapat manfaat dari tidur.

 Jika berbicara mengenai manfaat tidur, ada banyak sekali. Salah satunya, tidur akan memberikan penyembuhan untuk badan kita.

Karena sebenarnya saat kita beraktivitas dalam keseharian, kita merobek-robek otot kita. Nah waktu tidur adalah waktu yang tepat untuk penyembuhan.

Yang kedua, tidur membantu pertumbuhan. Bukan hanya menyembuhkan, tapi juga menumbuhkan otot, bahkan sel-sel lainnya.

Itulah mengapa seorang bayi waktu tidurnya banyak sekali. Memang saat tidur, banyak hal yang tumbuh dalam tubuh bayi.

Tidur dapat juga me-refresh ulang otak kita. Jadi tidak heran, banyak orang setelah tidur mendapatkan banyak ide.

Jadi sebenarnya tidur delapan jam itu mitos atau fakta? Jawabannya adalah mitos. Mengapa? Karena memang belum ada angka yang spesifik menyatakan bahwa tidur harus delapan jam.

Walaupun harus delapan jam, itu tidak untuk semua manusia, karena mungkin ada yang lebih lama dari itu.

Yang menarik, banyak waktu yang diperlukan untuk tidur adalah saat kita bangun dari tidur tubuh kita merasa segar.

Karena itu, memang ada manusia yang hanya butuh tidur satu sampai dua jam per hari. Bahkan banyak orang yang dianggap pemalas karena kebanyakan tidur sembilan sampai 12 jam.

Jika memang orang butuh tidur selama itu, mengapa tidak?. Menurut riset yang saya baca, ini adalah tentang faktor genetik.

Untuk orang yang tidurnya singkat, biasa dinamakan Familial Natural Short Sleep (FNSS). Ini adalah orang hanya butuh tidur sedikit. Kalau kita lihat sekitar, mungkin bisa kita lihat FNSS adalah sifat yang sangat langka.

Sungguh beruntung orang yang mempunyai gen seperti ini. Karena bisa dibilang ini adalah gen unggulan.

Yang menarik, prioritas FNSS tidak hanya pada tidur. Gen ini tidak membicarakan tentang waktu tidur, waktu hidup, maupun waktu beraktivitas. Bisa dibilang, berbicara tentang kesuksesan.

Jadi orang FNSS mempunyai kepribadian yang lumayan, lebih ramah, lebih optimistis, lebih produktif, dan juga memori yang lebih bagus. Bahkan orang FNSS lebih tangguh.

Jadi jika mendapatkan challenge, tidak mudah menyerah dan bersikeras untuk tujuannya digapai. Itu bisa kita lihat pada orang-orang sukses di dunia seperti Barrack Obama, Elon Musk, dan banyak lainnya.

Kemudian, bagaimana orang yang tidurnya lama, tidak suka tidur sebentar? Orang seperti ini biasa disebut Familial Natural Long Sleep (FNLS). Salah satu cirinya, mereka akan sedikit lebih pemarah, gampang bad-mood jika kurang tidur.

Karena itu, jika kita termasuk orang seperti ini, perbanyak tidur.Tetapi, kita juga harus melihat kondisi diri sendiri. Maksudnya, setiap orang mempunyai kesibukannya masing-masing.

Tidak menutup kemungkinan baik orang FNSS maupun FNLS akan mendapatkan kegiatan keseharian mereka yang bertentangan. Sehingga baik FNSS atau FNLS, semua harus tetap tidur.

Seperti halnya para golongan FNSS. Mereka mungkin mempunyai kegiatan yang amat padat, yang secara akal pikiran kita, pasti membutuhkan istirahat atau tidur lebih dari cukup.

Meskipun tergolong orang FNSS dan hanya tidur sebentar, itu sudah cukup. Tubuh dan otak kita adalah sebuah mesin. Jika mesin membutuhkan waktu beberapa jam untuk tidur setelah beroperasi, apalagi tubuh kita.

Alhasil, tidur delapan jam hanya sebuah mitos. Semua tergantung pada diri masing-masing. Jadi tidur adalah sebuah kebutuhan yang estimasi waktu yang diperlukan, hanya kita yang tahu. Tidak harus berpatokan bahwa kita harus tidur selama delapan jam sehari. (*)

*) Mahasiswa Institut Agama Islam Darussalam, Blokagung, Banyuwangi.  

Editor : Ali Sodiqin
#bayi #kesehatan #tidur #8 JAM #elon musk #hidup #barrack obama #mitos