MEMASUKI bulan Agustus 2023 ini, masyarakat Banyuwangi menyambut bulan baru dengan mengadakan acara festival iwak atau disebut dengan Festival Sewu Iwak (fish market).
Ini bertujuan agar masyarakat Banyuwangi selalu mengkonsumsi ikan, melalui program gerakan memasyarakatkan makan ikan (sewu iwak). Agar seluruh masyarakat banyuwangi kecukupan gizi, serta menggeliatkan sektor perikanan pada nelayan di Banyuwangi.
Gerakan memasyarakatkan makan iwak (sewu iwak) dilaksanakan di Kelurahan Kampung Mandar di wilayah Kecamatan Banyuwangi. Wajar, posisi destinasi yang satu ini memang cukup strategis dan potensial. Jaraknya hanya ’’selemparan batu” dari pusat kota Banyuwangi. Sekitar satu kilometer saja.
Pasar ikan itu juga bersebelahan dengan helix bridge-nya Indonesia, Pantai Marina Boom yang terkenal akan jembatan lintas yang berbentuk spiral. Wisatawan bisa menikmati wisata kuliner ikan bakar di fish market Kampung Mandar.
Kampung nelayan ini menjadi salah satu destinasi wisata menarik di Banyuwangi, karena menawarkan aneka masakan ikan laut dengan bahan ikan segar.
Tak cuma menjajakan ragam seafood, kawasan Kampung Mandar itu juga dilengkapi sentra oleh-oleh khas Banyuwangi yang terletak di salah satu gang selebar sekitar tiga meter di tengah permukiman warga.
Beragam camilan khas Banyuwangi tersedia di sana. Mulaid ari kopi, abon, kerupuk cumi, dan berbagai makanan olahan berbahan dasar ikan dan lainnya.
Selain di bangunan fish market, pengunjung bebas memilih makan di warung-warung yang berderet di sepanjang Plengsengan Kampung Mandar. Sembari menikmati seafood, pengunjung mendapat bonus panorama Selat Bali yang memesona.
Bupati Banyuwangi terus mendorong masyarakat agar gemar mengonsumsi ikan dengan cara melakukan program-program yang kreatif dan menarik. Selain lewat program sewu iwak, Pemkab Banyuwangi juga mengajak masyarakat untuk membudidaya ikan lewat area lingkungan sekitar.
Seperti di Desa Kaligondo terdapat banyak kolam ikan. Ikan sangat di yakin mempunyai gizi yang sangat baik bagi perkembangan manusia dan pada satu sisi kekayaan ikan di daerah Banyuwangi sangatlah melimpah.
Mengkonsumsi ikan sangatlah baik bagi ibu hamil dan perkembangan anak-anak. Karena banyak mengandung protein omega 3. Dan juga, Banyuwangi sangat melimpah masyarakat yang memproduksi ikan. Mulai dari berbagai jenis ikan laut, mulai ikan tangkapan, atau pun ikan hasil budidaya.
Dengan mengadakan festival sewu iwak, juga bisa untuk upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Pada situasi seperti ini, Pemkab Banyuwangi harus lebih kreatif sehingga bisa tetap baik perekonomian masyarakat dalam situasi yang sangat sulit.
Kita bisa memanfaatkan lingkungan sekitar seperti ternak ikan lele, ikan nila, ikan gabus, dan lain sebagainya. Fish market Kampung Mandar bertujuan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat, melalui pemberdayaan yang mendorong masyarakat untuk mandiri dengan menjadi UMKM.
Bukan hanya dari sisi kuliner, namun juga dari sisi penunjang pariwisata lainnya. Seperti cenderamata, souvenir, permainan anak yang menerapkan electrifying lifestyle.
Masyarakat Kampung Mandar terus berkembang untuk menjadi kawasan yang wajib dikunjungi wisatawan. Tidak hanya mendorong peningkatan ekonomi, namun juga berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan Kampung Mandar agar terus terjaga. (*)
*) Mahasiswa asal Tulang Bawang, Lampung. Kini kuliah pada Tadris Bahasa Indonesia, Institut Agama Islam Darussalam, Blokagung, Banyuwangi.
Editor : Ali Sodiqin