Kita sudah dapat memahami bagaimana cara berpikir positif dapat memberikan rasa optimistis dalam menghadapi keadaan yang mungkin tidak menyenangkan. Intinya, kekuatan berpikir positif dapat menciptakan kebahagiaan dan ketenangan lahir dan batin dalam menghadapi situasi apa pun. Berpikir positif tidak datang sendirinya, melainkan sebuah keterampilan yang harus dipelajari.
Jika pikiran kita sebagian besar positif, maka kita akan menjadi fokus pada hal-hal baik, pikiran bahagia, dan hasil yang sukses. Sebaliknya, jika pikiran kita sebagian besar negatif, maka kita akan menjadi fokus pada hal buruk, pikiran sedih, hasil dan tindakan yang gagal, dan berperilaku negatif pula.
Berikut beberapa kegiatan yang dapat mengasah otak kita untuk berpikir positif:
Pertama, lawan rasa takut. Atasi rasa takut dengan mengubah pola pikir dan yakinkan diri bisa melewati semua masalah dan rasa takut. Karena terkadang hal yang paling ditakutkan adalah hal yang perlu dilakukan untuk melakukan perubahan pada hidup agar lebih maju.
Kedua, beri waktu untuk hilangkan pikiran negatif. Luangkan waktu 10 menit atau lebih untuk melampiaskan rasa kesal terhadap diri sendiri atau coba tulis an kekhawatiran kita di selembar kertas, cukup terima dan akui keberadaannya, lalu remas kertas tersebut dan buang.
Ketiga, belajar menghadapi tantangan. Hadapi setiap tantangan yang ada dan jadikan sebuah tantangan yang sudah terlewati sebagai gambaran dan pembelajaran, bahwa setiap tantangan dapat terlewati.
Keempat, fokus pada hal positif. Anda akan tumbuh dengan baik jika memperhatikan hal-hal baik di sekitar. Hal-hal yang tampaknya kecil itu seperti cinta, kebijaksanaan, dan gairah akan mempercepat Anda menuju kehidupan yang lebih baik.
Kelima, gunakan kata-kata yang membangkitkan kekuatan dan kesuksesan. Seperti kata-kata “aku bisa!” “aku pasti bisa!” atau kata apa pun yang dapat membangkitkan kekuatan untuk diri kita agar dapat terus berpikir positif.
Keenam, pikirkan kegagalan sebagai peluang. Ketika kita mengalami sebuah kegagalan, jangan jadikan kegagalan tersebut sebagai momok yang dapat membuat kita untuk tidak berkembang.
Beberapa cara tersebut merupakan sebagian kecil dari sekian banyak cara untuk berpikir positif. Kita dapat mulai belajar berpikir positif dari beberapa cara tersebut. Karena berpikir positive tidak muncul sendirinya, melainkan harus dipelajari dan dibiasakan.
Masih banyak manfaat berpikir positif, di antaranya dapat membantu mengurangi stress, mengabaikan pikiran negatif, mengganti pikiran pesimistis menjadi optimistis. Juga mengurangi kecemasan dan membuat pikiran kita lebih rileks.
Berpikir positif juga membuat kita percaya diri. Jika kita tidak percaya dengan diri sendiri, maka kita tidak akan pernah mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Berpikir positif juga mencegah kita memilih keputusan yang salah atau melakukan hal bodoh.
Menggunakan pikiran positif juga membantu kita lebih fokus saat menghadapi masalah. Berpikir positif juga menjadikan kita jadi pemberani. Ketakutan berasal dari pikiran negatif. Keberanian berasal dari kenyataan, bahwa kita tetap positif dan kita akan tahu bahwa apa pun yang terjadi, kita dapat menghadapinya.
Orang yang memiliki pikiran negatif cenderung mudah depresi. Karena, pikiran kita berpengaruh terhadap cara kerja tubuh kita. Jika kita mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif, maka otot tubuh kita juga jadi lebih rileks.
Sikap percaya diri merupakan suatu fakta bahwa kita bahagia menjadi diri kita sendiri dan tidak mencoba untuk menjadi orang lain. Jika kita memiliki pikiran positif, kita akan selalu bahagia, damai, sehat.
Beberapa manfaat berpikir positif tersebut hanya sebagian kecil dari sekian banyak manfaat positive thinking. Maka tak ada lagi alasan untuk terus berpikiran negatif. Karena itu, positive thinking dapat dijadikan prinsip hidup. Karena begitu banyak manfaat yang didapat. (*)
*) Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, IAI Darussalam, Blokagung, Banyuwangi.
Editor : Gerda Sukarno Prayudha