Tol Semarang-Demak Pakai Cerucuk Bambu Dikebut, Progres Seksi 1A Tembus 96,55 Persen

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:00 WIB
Tol Semarang-Demak terus dikebut. Progres Seksi 1A mencapai 96,55 persen, dengan fungsi strategis untuk konektivitas dan perlindungan pesisir. (Kementerian PU)
Tol Semarang-Demak terus dikebut. Progres Seksi 1A mencapai 96,55 persen, dengan fungsi strategis untuk konektivitas dan perlindungan pesisir. (Kementerian PU)

RADAR BANYUWANGI – Pembangunan Tol Semarang-Demak di Jawa Tengah terus dikebut, terutama Seksi 1 Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 kilometer yang menjadi bagian penting proyek pengendalian banjir rob di pesisir utara Jawa. Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) yang dikutip pada Sabtu (24/10/2026), progres pembangunan Seksi 1A telah mencapai 96,55 persen, sedangkan Seksi 1B dan 1C masing-masing berada di angka 68,70 persen dan 64,79 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengerjaan Seksi 1 masih berlangsung dengan tingkat kemajuan berbeda pada setiap bagian. Proyek ini tidak hanya dirancang memperkuat konektivitas Semarang dan Demak, tetapi juga menjadi bagian dari infrastruktur perlindungan pesisir yang terintegrasi dengan konsep tanggul laut atau Giant Sea Wall.

Progres Tol Semarang-Demak Seksi 1 Terus Dikebut

Tol Semarang-Demak terbagi menjadi dua seksi dengan total panjang sekitar 26,65 kilometer. Seksi 1 menghubungkan Kaligawe-Sayung sepanjang 10,64 kilometer, sedangkan Seksi 2 menghubungkan Sayung-Demak sepanjang 16,01 kilometer.

Seksi 2 telah beroperasi sejak 25 Februari 2023. Sementara itu, Seksi 1 masih dalam tahap pembangunan dan menjadi fokus percepatan pengerjaan.

Berikut progres pembangunan Seksi 1 berdasarkan data BPJT yang dikutip pada 24 Oktober 2026:

  • Seksi 1A: 96,55 persen.

  • Seksi 1B: 68,70 persen.

  • Seksi 1C: 64,79 persen.

Progres tersebut memperlihatkan bahwa Seksi 1A telah mendekati penyelesaian konstruksi. Namun, capaian pembangunan tidak otomatis menunjukkan bahwa ruas tersebut sudah siap dibuka untuk umum. Pengoperasian tetap bergantung pada penyelesaian pekerjaan, pemeriksaan kelayakan, dan pemenuhan persyaratan yang berlaku.

Cerucuk Bambu Jadi Andalan Konstruksi Tol Semarang-Demak

Salah satu aspek menarik dalam pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1 adalah penggunaan cerucuk bambu sebagai bagian dari metode konstruksi.

Inovasi tersebut diterapkan dalam pendekatan konstruksi berkelanjutan untuk mendukung ketepatan pemancangan sekaligus menghadirkan solusi yang lebih ramah lingkungan.

Penggunaan metode ini menjadi sorotan karena pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait kondisi tanah dan karakter lingkungan. Pemilihan metode konstruksi perlu disesuaikan dengan kebutuhan teknis agar pembangunan dapat berlangsung secara efektif.

Meski demikian, penggunaan cerucuk bambu tidak menghilangkan kebutuhan terhadap pengawasan mutu konstruksi. Setiap tahapan tetap perlu memenuhi standar teknis dan keselamatan yang dipersyaratkan.

Bukan Sekadar Jalan Tol, tetapi Bagian dari Perlindungan Pesisir

Tol Semarang-Demak merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Namun, fungsi proyek ini tidak terbatas pada memperlancar perjalanan kendaraan.

Infrastruktur tersebut juga dirancang memiliki fungsi sebagai tanggul laut untuk membantu melindungi kawasan pesisir dari ancaman banjir rob. Dengan demikian, proyek ini menggabungkan kepentingan transportasi dan upaya perlindungan wilayah pantai.

Kawasan Semarang dan Demak selama ini menghadapi tantangan banjir rob yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, transportasi, serta kegiatan ekonomi. Infrastruktur yang mendukung perlindungan pesisir diharapkan membantu mengurangi risiko dan memperkuat ketahanan kawasan.

BPJT menjelaskan bahwa pembangunan jalan tol tidak hanya bertujuan mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan pelindung wilayah pesisir dari banjir rob.

Meski memiliki fungsi perlindungan pesisir, efektivitas pengendalian rob tetap bergantung pada kinerja sistem infrastruktur secara keseluruhan, kondisi lingkungan, serta pengelolaan kawasan pesisir.

Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Semarang-Demak

Dari sisi transportasi, Tol Semarang-Demak diharapkan memperkuat konektivitas antarkawasan dan meningkatkan efisiensi perjalanan di jalur pantura Jawa Tengah.

Konektivitas yang lebih baik dapat mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi. Infrastruktur jalan tol juga berpotensi memperkuat hubungan antara pusat kegiatan ekonomi di Semarang dan kawasan sekitarnya, termasuk Demak.

Di sisi lain, perlindungan wilayah pesisir menjadi aspek strategis karena gangguan akibat banjir rob dapat berdampak pada kelancaran transportasi dan kegiatan usaha.

Integrasi fungsi jalan tol dan tanggul laut menjadikan proyek ini memiliki peran yang lebih luas dibandingkan infrastruktur transportasi biasa. Manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan pengguna jalan, tetapi juga masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir.

Kapan Tol Semarang-Demak Seksi 1 Beroperasi?

Hingga informasi progres yang dikutip pada 24 Oktober 2026, Seksi 1 Kaligawe-Sayung masih dalam tahap pembangunan. Data tersebut belum mencantumkan tanggal pasti pengoperasian ruas tersebut.

Karena itu, masyarakat perlu menunggu pengumuman resmi dari BPJT atau kementerian terkait mengenai penyelesaian konstruksi dan jadwal pembukaan jalan tol.

Dengan progres Seksi 1A mencapai 96,55 persen, pembangunan Tol Semarang-Demak menunjukkan kemajuan pada salah satu bagian utamanya. Namun, penyelesaian seluruh seksi, pemenuhan standar keselamatan, serta kesiapan operasional tetap menjadi tahapan penting sebelum jalan tol dapat digunakan masyarakat.

Jika rampung dan beroperasi sesuai persyaratan, Tol Semarang-Demak diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang menghubungkan kepentingan transportasi, pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan kawasan pesisir Jawa Tengah. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Tol Semarang-Demak Progres tol terbaru Tanggul laut Semarang Cerucuk bambu Banjir rob Demak