RADAR BANYUWANGI – Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Paiton–Besuki semakin dekat beroperasi, tetapi pengendara belum bisa melintasi ruas tersebut. Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) telah rampung, namun sejumlah catatan penyempurnaan masih harus dituntaskan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) sebelum Sertifikat Laik Operasi (SLO) diterbitkan. Ruas Seksi 3 itu ditargetkan beroperasi pada awal 2027, setelah seluruh persyaratan teknis dan administratif dipenuhi.
Rampungnya ULFO menjadi tahapan penting bagi kelanjutan pembangunan Tol Prosiwangi. Pengujian yang melibatkan tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) tersebut bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur sebelum dibuka untuk lalu lintas umum.
Namun, selesainya pengujian tidak otomatis membuat jalan tol bisa langsung digunakan. Pengelola masih harus menuntaskan hasil evaluasi dan memastikan seluruh catatan perbaikan telah dipenuhi sebelum memperoleh izin operasional yang diperlukan.
Bagi masyarakat yang menantikan akses lebih cepat menuju Besuki, Situbondo, maupun wilayah sekitarnya, tahapan ini menjadi penentu kapan ruas tol tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan.
ULFO Rampung, Sejumlah Catatan Penyempurnaan Masih Harus Dituntaskan
Proses ULFO Tol Prosiwangi segmen Paiton–Besuki telah mencakup evaluasi teknis dan administratif. Dari hasil pemeriksaan tersebut, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu disempurnakan oleh PT JPB.
Penyempurnaan itu menjadi bagian dari proses pemenuhan persyaratan sebelum Sertifikat Laik Operasi diterbitkan. Sertifikat tersebut merupakan salah satu tahapan penting untuk memastikan ruas tol memenuhi ketentuan kelayakan sebelum beroperasi melayani masyarakat.
Karena itu, pengendara perlu membedakan antara rampungnya pengujian dan dimulainya operasional. Selama proses perbaikan belum dinyatakan tuntas dan persyaratan operasional belum terpenuhi, ruas Paiton–Besuki tetap belum dibuka untuk umum.
Pengelola juga perlu memastikan seluruh fasilitas pendukung, keselamatan jalan, sistem transaksi, dan kesiapan operasional memenuhi ketentuan yang berlaku.
Tol Paiton–Besuki Ditargetkan Beroperasi Awal 2027
Ruas Paiton–Besuki merupakan Seksi 3 dari proyek Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi. Setelah proses penyempurnaan selesai, ruas ini ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2027.
Kehadiran seksi tersebut akan memperpanjang jaringan Tol Prosiwangi ke arah timur dan memperbaiki konektivitas kawasan Probolinggo dengan Situbondo serta wilayah sekitarnya.
Bagi pengguna jalan dari arah Surabaya dan Probolinggo, akses tol menuju Besuki berpotensi memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien dibandingkan jalur arteri Pantura. Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perjalanan pribadi, tetapi juga berpotensi mendukung distribusi barang dan mobilitas ekonomi antarkawasan.
Meski demikian, tanggal operasional definitif tetap bergantung pada penyelesaian catatan ULFO, pemenuhan persyaratan, dan penerbitan dokumen kelayakan operasional.
Gerbang Tol Situbondo Barat Jadi Akses Menuju Besuki
Pada ujung ruas Paiton–Besuki, Gerbang Tol Situbondo Barat direncanakan menjadi salah satu akses penting bagi pengguna jalan yang menuju Kecamatan Besuki dan wilayah sekitarnya.
Dari kawasan tersebut, pengendara dapat melanjutkan perjalanan melalui jaringan jalan arteri menuju wilayah Situbondo. Akses ke arah selatan juga berpotensi menunjang perjalanan menuju Bondowoso, sedangkan konektivitas ke wilayah Jember bergantung pada rute lanjutan yang dipilih.
Keberadaan gerbang tol ini diharapkan mempermudah pergerakan masyarakat sekaligus memperluas jangkauan jaringan jalan tol di kawasan timur Jawa Timur.
Namun, selama Seksi 3 belum resmi beroperasi, pengendara tidak dapat menggunakan akses tersebut melalui jaringan tol secara penuh. Masyarakat sebaiknya menunggu pengumuman resmi pengelola mengenai pembukaan ruas dan akses gerbang tol.
Seksi Gending–Paiton Sudah Beroperasi Lebih Dahulu
Berbeda dengan Paiton–Besuki, ruas Gending–Paiton yang mencakup Seksi 1 dan Seksi 2 telah lebih dahulu beroperasi sejak 30 September 2026.
Pengoperasian ruas tersebut menjadi tahap awal pemanfaatan Tol Prosiwangi untuk memperkuat konektivitas di wilayah Probolinggo. Dengan beroperasinya Seksi 3 nanti, jaringan tol diharapkan dapat menjangkau wilayah yang lebih jauh ke timur.
Pembangunan Tol Prosiwangi secara keseluruhan dirancang untuk meningkatkan efisiensi perjalanan, mendukung distribusi logistik, serta memperluas akses menuju kawasan strategis dan destinasi wisata di Jawa Timur.
Bagi masyarakat, kabar rampungnya ULFO Paiton–Besuki merupakan perkembangan positif. Namun, kepastian pembukaan masih menunggu penyelesaian seluruh catatan teknis dan administratif.
Kesimpulannya, Tol Prosiwangi Paiton–Besuki belum bisa dilalui meski ULFO telah selesai. Pengendara perlu menunggu penyempurnaan infrastruktur dan penerbitan Sertifikat Laik Operasi sebelum ruas Seksi 3 tersebut resmi dibuka untuk umum, dengan target operasional pada awal 2027. (*)