Berapa Tarif Jalan Tol Prosiwangi? Tak Lagi Gratis Mulai 14 Oktober 2026

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 08:24 WIB
Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton–Besuki menunjukkan progres positif. BPJT optimistis ruas ini fungsional saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton–Besuki. Tol Prosiwangi Gending-Paiton mulai berbayar 14 Oktober 2026. (BPJT)

RADAR BANYUWANGI – Masa gratis Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending–Paiton segera berakhir. Mulai Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 00.00 WIB, pengendara kendaraan Golongan I wajib membayar tarif resmi, dengan biaya Rp36.000 untuk perjalanan penuh Gending hingga Simpang Susun (SS) Paiton.

Sebelumnya, ruas tersebut masih dibuka gratis dalam masa uji coba dan sosialisasi sejak 30 September hingga 13 Oktober 2026. Meski belum dikenai tarif, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tap kartu uang elektronik di gerbang tol.

Ketentuan tarif resmi tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 7683/KPTS/Mn/2026.

Bagi pengendara yang hanya menggunakan sebagian ruas, tarif yang dikenakan tentu lebih rendah. Berikut rinciannya:

Rute Tol Prosiwangi Tarif Golongan I
Gending – SS Kraksaan Rp16.000
SS Kraksaan – SS Paiton Rp20.000
Gending – SS Paiton Rp36.000

Dengan demikian, perjalanan dari Gending hingga Paiton dikenai tarif Rp36.000. Sementara pengendara yang hanya melintasi Gending–Kraksaan cukup membayar Rp16.000.

Gratis Tinggal Hitungan Hari

Pemberlakuan tarif ini menandai berakhirnya masa sosialisasi ruas tol yang baru dibuka tersebut. Selama periode gratis, pengguna jalan diberi kesempatan menjajal konektivitas baru sebelum sistem tarif diberlakukan secara penuh.

Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan pengemudi.

Gratis bukan berarti tanpa proses transaksi di gerbang. Selama masa sosialisasi sekalipun, pengguna tetap diwajibkan melakukan tap kartu uang elektronik (e-toll).

Karena itu, pengemudi yang melintas sebaiknya tetap memastikan saldo uang elektronik mencukupi ketika memasuki ruas tol.

Baru 23,5 Kilometer yang Beroperasi

Jalan Tol Prosiwangi dirancang membentang dari Probolinggo menuju Situbondo hingga Banyuwangi dengan panjang keseluruhan sekitar 175,78 kilometer hingga 176,4 kilometer.

Namun, belum seluruh bentang tol tersebut dapat digunakan pengendara.

Ruas yang telah dibuka dan beroperasi saat ini adalah Gending–SS Kraksaan–SS Paiton dengan panjang sekitar 23,515 kilometer. Ruas tersebut terdiri atas dua seksi.

Seksi 1 Gending–Kraksaan memiliki panjang sekitar 12,88 kilometer, sedangkan Seksi 2 Kraksaan–Paiton sekitar 11,20 kilometer.

Keduanya mulai resmi dibuka pada 30 September 2026 dan kini menjadi bagian pertama Tol Prosiwangi yang dapat dimanfaatkan pengguna jalan.

Perjalanan Tol hingga Banyuwangi Belum Tersambung Penuh

Tol Prosiwangi sendiri merupakan proyek yang dirancang membuka konektivitas baru dari Probolinggo menuju wilayah Tapal Kuda hingga Banyuwangi.

Setelah Paiton, pembangunan berlanjut menuju Besuki. Seksi 3 Paiton–Besuki masih dalam tahap penyelesaian dan persiapan pengoperasian, dengan panjang yang berada di kisaran 25,6 hingga 49,68 kilometer, tergantung cakupan ruas yang digunakan dalam penghitungan.

Sementara itu, tahap berikutnya akan menghubungkan Besuki hingga Ketapang, Banyuwangi. Bentang tahap kedua tersebut diperkirakan mencapai sekitar 125,7 kilometer dan masih berkaitan dengan proses pembebasan lahan serta pembangunan konstruksi.

Artinya, pengguna jalan belum bisa mengandalkan Tol Prosiwangi sebagai jalur tol utuh dari Probolinggo sampai Banyuwangi.

Untuk sementara, manfaat paling langsung dirasakan pengguna pada koridor Gending–Kraksaan–Paiton.

Catat Tanggalnya

Bagi pengguna kendaraan Golongan I, tanggal 14 Oktober 2026 menjadi batas penting. Setelah pukul 00.00 WIB, perjalanan di ruas Gending–Paiton tidak lagi gratis.

Pengendara yang melintasi seluruh ruas operasional Gending hingga SS Paiton perlu menyiapkan saldo Rp36.000 pada kartu uang elektronik.

Sementara bagi pengguna yang hanya melintasi sebagian ruas, tarif disesuaikan dengan asal dan tujuan perjalanan: Rp16.000 untuk Gending–Kraksaan dan Rp20.000 untuk Kraksaan–Paiton.

Dengan pemberlakuan tarif tersebut, Tol Prosiwangi mulai memasuki fase baru: dari masa pengenalan gratis menuju layanan berbayar, sembari menunggu pembangunan ruas berikutnya yang kelak memperpanjang konektivitas hingga Banyuwangi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
tarif tol 2026 Tol Gending Paiton tarif Tol Prosiwangi tol Banyuwangi tol prosiwangi