Aksi Nasional BEM SI Digelar di DPR Hari Ini, Ini Tuntutannya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 01:30 WIB
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Melki Sedek Huang pimpin demo mahasiswa/ sumber : akun Instagram @shifaanindy
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Melki Sedek Huang pimpin demo mahasiswa/ sumber : akun Instagram @shifaanindy

RADAR BANYUWANGI – Persoalan pendidikan nasional kembali dibawa ke jalan. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar Aksi Nasional Pendidikan di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (5/10), dengan pendidikan gratis menjadi salah satu tuntutan utama.

Aksi dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB. BEM SI menyerukan mahasiswa dari berbagai daerah untuk hadir dan menyampaikan aspirasi terkait sejumlah persoalan pendidikan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Seruan aksi tersebut disampaikan BEM SI melalui akun Instagram resminya, @bem_si, pada Minggu (4/10).

“BEM Seluruh Indonesia menyerukan kepada seluru mahasiswa untuk hadir dalam Aksi Nasional Pendidikan.”

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan. Isunya mencakup regulasi pendidikan, pendidikan gratis, kesejahteraan guru dan tenaga pendidik, hingga keberlanjutan perguruan tinggi swasta (PTS).

Pendidikan Gratis dari Aceh hingga Papua

Pendidikan gratis ditempatkan BEM SI sebagai salah satu agenda utama. Mahasiswa menilai akses terhadap pendidikan merupakan hak masyarakat yang harus diwujudkan secara nyata, bukan sekadar menjadi janji.

Tuntutan tersebut dibawa dalam perspektif nasional. BEM SI menyoroti kebutuhan akses pendidikan yang merata dari wilayah barat hingga timur Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua.

“Pendidikan gratis bukan sekadar janji. Ia adalah hak yang harus benar-benar diarasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Dari Aceh hingga Papua, dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.”

BEM SI juga menekankan pentingnya pemenuhan akses pendidikan secara berkelanjutan, mulai jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Kesejahteraan Guru Ikut Disorot

Tak hanya soal biaya dan akses pendidikan, mahasiswa juga membawa persoalan kesejahteraan guru serta tenaga pendidik.

BEM SI menilai pendidik memiliki posisi penting dalam mencerdaskan generasi bangsa. Karena itu, kesejahteraan, kepastian, dan penghargaan yang layak menjadi bagian dari tuntutan yang disuarakan dalam aksi.

“Begitu pula dengan guru dan tenaga pendidik. Mereka yang setiap hari berdiri dk depan kelas, mencerdaskan generasi bangsa, berhak mendapatkan kesejahteraan, kepastian, dan penghargaan yang layak.”

Isu tersebut menjadi salah satu perhatian dalam Aksi Nasional Pendidikan yang digelar di kawasan DPR RI.

Nasib PTS Masuk Agenda Aksi

Persoalan pendidikan tinggi juga tidak luput dari sorotan. BEM SI memasukkan keberlanjutan perguruan tinggi swasta (PTS) sebagai salah satu isu yang akan dibawa dalam aksi.

Agenda tersebut menunjukkan tuntutan mahasiswa tidak berhenti pada pendidikan dasar dan menengah. Sistem pendidikan tinggi dan keberlangsungan PTS juga menjadi bagian dari perhatian dalam gerakan nasional tersebut.

Selain membawa tuntutan, BEM SI mengajak mahasiswa dari berbagai daerah untuk hadir dan ikut mengawal aspirasi yang disampaikan dalam aksi.

Bagi BEM SI, persoalan pendidikan tidak cukup hanya menjadi bahan pembicaraan. Mahasiswa didorong hadir secara langsung untuk menyampaikan suara sekaligus mengawal tuntutan yang dibawa dalam Aksi Nasional Pendidikan.

“Maka perjuangan ini tidak cukup hanya dibicarakan. Kita harus hadir. Kita harus bersuara. Kita harus mengawal.”

Aksi Nasional Pendidikan BEM SI dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, mulai pukul 13.00 WIB pada Senin (5/10). (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : jawapos.com
kesejahteraan guru Pendidikan gratis Aksi Nasional Pendidikan Perguruan tinggi swasta bem si