Polresta Banyuwangi Kerahkan Ratusan Personel Urai Macet Ketapang

Bagus Rio Rohman • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 05:30 WIB
Sejumlah personel Satlantas Polresta Banyuwangi bersiaga melakukan pengaturan arus dan rekayasa jalur di kawasan tertib lalu lintas sekitar Pelabuhan ASDP Ketapang, Senin (28/9). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Sejumlah personel Satlantas Polresta Banyuwangi bersiaga melakukan pengaturan arus dan rekayasa jalur di kawasan tertib lalu lintas sekitar Pelabuhan ASDP Ketapang, Senin (28/9). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Kemacetan parah di jalur menuju Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, mendapat penanganan langsung Polresta Banyuwangi. Ratusan personel diterjunkan ke sejumlah titik penumpukan kendaraan untuk mengurai antrean truk logistik sekaligus menjaga arus lalu lintas tetap bergerak, Senin (28/9).

Pengerahan personel tersebut dilakukan setelah sebelumnya terjadi aksi mogok massal dan blokade jalan oleh ratusan sopir truk logistik. Kepadatan kendaraan kemudian meluas di jalur arteri menuju kawasan pelabuhan hingga mengganggu kelancaran transportasi di Banyuwangi Utara.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rofiq Ripto Himawan mengatakan, personel gabungan ditempatkan di titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan kendaraan. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara manual sekaligus menerapkan rekayasa jalur sesuai kondisi di lapangan.

“Kami menempatkan ratusan personel di titik-titik rawan penumpukan. Prioritas kami adalah bagaimana antrean panjang ini bisa segera terurai secepatnya, sehingga masyarakat pengguna jalan lainnya tetap mendapatkan hak kenyamanan dan keamanan berkendara,” kata Rofiq.

Arus Truk Diatur Bergantian

Penanganan tidak hanya dilakukan dengan mengatur antrean kendaraan. Satlantas Polresta Banyuwangi juga menerapkan rekayasa arus secara situasional untuk mengendalikan kendaraan yang masuk menuju area penyeberangan Jawa-Bali.

Pola tersebut diterapkan agar arus truk menuju dermaga tidak kembali menumpuk dalam satu titik. Sirkulasi kendaraan diatur secara bertahap menyesuaikan kondisi kapasitas pelabuhan dan pergerakan kapal.

Rofiq mengatakan, kepolisian terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk jajaran perhubungan dan manajemen pelabuhan.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan pengaturan lalu lintas di jalan menuju pelabuhan berjalan seiring dengan kondisi bongkar muat dan penyeberangan di dalam kawasan pelabuhan.

Penyerobot Antrean Jadi Perhatian

Di tengah antrean panjang, kepolisian juga memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang mencoba menerobos barisan secara ilegal.

Menurut Rofiq, tindakan menyerobot antrean justru berpotensi memperparah penyumbatan arus kendaraan di sekitar gerbang pelabuhan. Karena itu, petugas melakukan pengawasan berlapis di sejumlah titik rawan.

Kepolisian meminta seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi angkutan barang jarak jauh, mengikuti arahan petugas dan tidak mengambil jalur sendiri.

“Kami minta para pengendara tertib di jalurnya masing-masing dan jangan menyerobot antrean,” tegas Rofiq.

Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional

Rekayasa pengalihan arus akan terus diberlakukan sesuai perkembangan kondisi lalu lintas. Polresta Banyuwangi menyesuaikan pola pengaturan dengan kepadatan kendaraan serta sirkulasi bongkar muat kapal di Pelabuhan Ketapang.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengembalikan arus kendaraan secara bertahap hingga kondisi lalu lintas di jalur menuju pelabuhan kembali stabil.

Bagi pengguna jalan yang melintas di kawasan Banyuwangi Utara, kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas menjadi bagian penting agar proses penguraian antrean tidak kembali terganggu. (rio/aif)

Editor : Ali Sodiqin
macet Ketapang rekayasa lalu lintas truk logistik pelabuhan ketapang polresta banyuwangi