Tol Prosiwangi Belok Arah, Besuki-Bondowoso-Jember Jadi Opsi ke Banyuwangi

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 13:00 WIB
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (dua dari kiri) didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono (kiri) berdialog dengan sejumlah sopir truk logistik saat memantau kesiapan operasional di Pelabuhan Tanjungwangi, Selasa (22/9). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak (dua dari kiri) didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono (kiri) berdialog dengan sejumlah sopir truk logistik saat memantau kesiapan operasional di Pelabuhan Tanjungwangi, Selasa (22/9). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Mimpi menyambungkan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) hingga pintu penyeberangan menuju Bali belum berhenti. Pemerintah kini menyiapkan opsi trase baru melalui Bondowoso dan Jember untuk menghindari sejumlah kendala di kawasan Baluran, Situbondo.

Rencana itu mencuat setelah Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bertemu Direktur Utama Jasa Marga Tol Prosiwangi di Surabaya, Rabu (16/9/2026). Kementerian Pekerjaan Umum (PU) disebut tengah mendalami kemungkinan jalur dari Besuki atau Suboh menuju Bondowoso, kemudian Jember sisi timur, sebelum berakhir di Banyuwangi.

Opsi tersebut muncul karena trase lama yang dirancang relatif lurus dari Probolinggo menuju Banyuwangi menghadapi sejumlah pertimbangan, termasuk keberadaan Taman Nasional Baluran dan pangkalan militer.

"Ini kami tadi menyampaikan bahwa memang kalau untuk membangun satu jejaring yang betul-betul paripurna ini memang harus tersambung sampai ke penyeberangan dari Banyuwangi ke Bali," kata Emil.

Jalur Lama Terkendala Baluran

Saat ini pembangunan Tol Prosiwangi belum mencapai Banyuwangi. Segmen terakhir yang tengah menjadi perhatian berada di Paiton-Besuki, dengan ujung tol di exit Besuki atau wilayah Situbondo Barat.

Menurut Emil, sejak awal konsep Tol Prosiwangi memang diarahkan melalui jalur Probolinggo-Situbondo hingga Banyuwangi. Namun, kondisi di kawasan Baluran membuat rute tersebut perlu ditinjau kembali.

"Ada beberapa pertimbangan, baik itu pertimbangan keberadaan taman nasional, keberadaan pangkalan militer yang kemudian membuat kita harus meninjau ulang rute lama yang melalui Baluran," jelas Emil.

Karena itu, Kementerian PU kini mengkaji alternatif jalur yang tidak lagi menerobos kawasan tersebut.

Opsi Besuki-Bondowoso-Jember-Banyuwangi

Salah satu opsi yang sedang didalami adalah memperpanjang jalan tol dari Besuki atau Suboh ke Bondowoso, lalu diteruskan menuju Jember bagian timur dan selanjutnya ke Banyuwangi.

"Maka ada opsi untuk memperpanjang dari Besuki atau Suboh ini langsung ke Bondowoso, kemudian melalui jalur dari Bondowoso ke Jember, kemudian Jember sisi timur ke Banyuwangi. Nah, ini yang kemudian sedang didalami oleh Kementerian PU," ujar Emil.

Dengan opsi tersebut, jalur menuju Banyuwangi akan memiliki trase berbeda dari rencana awal. Namun, pemerintah masih berada pada tahap pengkajian sehingga belum ada keputusan final mengenai trase yang akan dipilih.

Emil menyebut tingginya animo masyarakat menjadi salah satu alasan pengkajian konektivitas tersebut terus dilakukan. Menurut dia, masyarakat membutuhkan jalur yang dapat memangkas waktu perjalanan antara Probolinggo dan Banyuwangi secara signifikan.

"Karena animo masyarakat sangat tinggi, saat ini pengkajian terus dilakukan," terangnya.

Gending-Paiton Tinggal Tunggu Koordinasi Final

Di tengah rencana memperpanjang tol hingga Banyuwangi, kabar lebih dekat datang dari ruas Gending-Kraksaan-Paiton.

Emil memastikan seksi tersebut telah menyelesaikan uji laik fungsi dan secara teknis dinyatakan siap. Saat ini, proses menuju pengoperasian disebut tinggal menunggu sejumlah koordinasi administratif dan teknis final.

"Gending sampai ke Kraksaan, Kraksaan-Paiton itu sudah selesai uji laik fungsinya, sudah siap," kata Emil.

Dia menyebut peluang ruas tersebut beroperasi pada September 2026 cukup terbuka apabila koordinasi terakhir dapat segera diselesaikan.

Ruas Gending-Paiton dinilai mendesak untuk segera difungsikan karena terdapat pekerjaan perbaikan pada jaringan jalan nasional di kawasan Kraksaan, termasuk Jembatan Pajarakan. Kondisi tersebut berpotensi memicu antrean kendaraan dan mengganggu mobilitas masyarakat.

"Ini kan sebenarnya sudah sempat fungsional pada saat Lebaran kemarin, dan diharapkan bisa segera operasional untuk melayani kebutuhan mobilitas warga. Apalagi Jembatan Pajarakan ini perlu pembenahan di jalan nasional, maka akan semakin urgen operasionalnya tol ini," jelas Emil.

Desakan Pembukaan Makin Kuat

Dorongan agar ruas Gending-Paiton segera dibuka tidak hanya datang dari masyarakat. Sejumlah kepala daerah juga telah menyampaikan permintaan resmi kepada Pemprov Jatim dan Kementerian PU.

Emil menyebut Bupati Probolinggo telah bersurat kepada Gubernur Jawa Timur dan permintaan tersebut kemudian diteruskan kepada Menteri PU.

"Masyarakat menunggu nggak buka-buka, bahkan sudah ada surat dari Bupati Probolinggo ke Bu Gubernur diperkuat lagi ke Pak Menteri," bebernya.

Meski demikian, Emil belum menyampaikan tanggal pasti pengoperasian karena masih ada koordinasi teknis final antara Kementerian PU dan Jasa Marga.

Paiton-Besuki Dibidik untuk Nataru

Sementara itu, ruas Paiton-Besuki saat ini masih menjalani proses uji laik fungsi. Tim teknis masih memberikan sejumlah rekomendasi yang perlu ditindaklanjuti sebelum ruas tersebut dapat dioperasikan.

Pemerintah berharap proses tersebut bisa dikejar sehingga ruas Paiton-Besuki dapat digunakan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026-2027.

"Kalau yang itu (sampai Besuki) mudah-mudahan Nataru sudah bisa dikejar. Kami akan terus berkoordinasi dengan rekan-rekan agar operasionalnya sebelum akhir tahun bisa sampai ke Suboh, Besuki," tandas Emil.

Dengan demikian, pengembangan Tol Prosiwangi kini berjalan dalam dua arah. Di satu sisi, pemerintah mengejar operasional ruas yang sudah mendekati tahap akhir, mulai Gending-Paiton hingga Paiton-Besuki. Di sisi lain, konektivitas jangka panjang menuju Banyuwangi tengah dirancang ulang melalui opsi Bondowoso-Jember.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, jaringan tol tersebut diharapkan tidak berhenti di Besuki, tetapi terus bergerak hingga Banyuwangi dan tersambung dengan akses penyeberangan menuju Bali. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Tol Paiton Besuki Tol Bondowoso Trase tol Jember tol Banyuwangi tol prosiwangi