RADAR BANYUWANGI - Kabar pembukaan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) semakin dekat. Ruas Probolinggo-Besuki rencananya dibuka untuk masyarakat secara gratis selama 14 hari sebagai bagian dari uji coba operasional, sembari menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.
Seluruh perlengkapan utama di ruas tol tersebut disebut telah tersedia. Mulai penerangan, rambu lalu lintas, hingga penunjuk arah telah disiapkan untuk mendukung operasional.
Meski tidak dipungut tarif selama masa uji coba, pengguna tetap diimbau membawa dan menggunakan kartu uang elektronik tol saat melintas.
Setelah masa gratis 14 hari berakhir, ruas tersebut akan diberlakukan secara normal. Pengguna jalan nantinya dikenakan tarif sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
Tinggal Menunggu Surat Resmi Pemerintah
Rencana pembukaan gratis Tol Prosiwangi menjadi kabar yang ditunggu masyarakat di wilayah tapal kuda Jawa Timur.
Pengelola menyebut operasional ruas tol tersebut masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat. Setelah seluruh proses administrasi dan persiapan dinyatakan lengkap, masyarakat dapat mencoba langsung jalan tol baru tersebut.
Masa uji coba selama 14 hari akan menjadi tahap awal sebelum ruas tol beroperasi secara normal dan berbayar.
Bagi masyarakat yang hendak melintas, penggunaan kartu uang elektronik tetap menjadi bagian penting. Karena itu, meski tarif belum dikenakan selama masa uji coba, pengguna disarankan memastikan kartu tol tersedia dan memiliki saldo yang cukup.
Pembukaan ruas ini diharapkan memperlancar konektivitas dan mobilitas masyarakat di wilayah Jawa Timur, khususnya koridor Probolinggo hingga Situbondo.
Probolinggo-Besuki Jadi Tahap Pertama
Tol Prosiwangi, yang sebelumnya dikenal sebagai Tol Probowangi, merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang masuk dalam proyek prioritas pemerintah.
Tahap I pembangunan dikerjakan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan pembangunan jalan tol tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas konektivitas antarwilayah di Indonesia.
"Pembangunan tol ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah mewujudkan konektivitas merata di seluruh Indonesia, yang menjadi salah satu prioritas dalam agenda Asta Cita," ujar Rivan dalam keterangan resmi.
Menurut dia, selesainya Tahap I diharapkan dapat mendukung penguatan ekonomi wilayah Jawa Timur sekaligus mengurangi kesenjangan infrastruktur antarwilayah.
Tahap I Tol Prosiwangi menghubungkan Probolinggo dengan Besuki sepanjang 49,68 kilometer.
Jika beroperasi, ruas tersebut diproyeksikan memangkas waktu perjalanan dari sekitar 1 jam 15 menit menjadi sekitar 30 menit. Kecepatan rata-rata kendaraan di ruas ini diperkirakan berada di kisaran 80–100 kilometer per jam.
Ada Tiga Gerbang Tol
Pada Tahap I, pengguna nantinya akan melewati tiga gerbang tol. Ketiganya adalah:
| Gerbang Tol | Lokasi Ruas |
|---|---|
| GT Kraksaan | Kraksaan |
| GT Paiton | Paiton |
| GT Situbondo Barat | Situbondo Barat |
Selain tiga gerbang tol, tersedia tiga simpang susun yang menjadi bagian penting konektivitas ruas tersebut, yakni SS Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki.
Keberadaan simpang susun tersebut memungkinkan akses kendaraan dari dan menuju sejumlah kawasan di sepanjang koridor Probolinggo-Situbondo.
Total Panjang Tol Capai 175,4 Kilometer
Tol Prosiwangi secara keseluruhan memiliki panjang 175,4 kilometer. Pembangunannya dibagi menjadi dua tahap.
Tahap I mencakup Probolinggo-Besuki sepanjang 49,68 kilometer. Sementara Tahap II akan meneruskan pembangunan dari Besuki hingga Banyuwangi sepanjang 125,72 kilometer.
Jika seluruh proyek selesai, Tol Prosiwangi akan terbagi menjadi tujuh seksi:
| Seksi | Ruas | Panjang |
|---|---|---|
| 1 | Gending-Kraksaan | 12,88 km |
| 2 | Kraksaan-Paiton | 11,20 km |
| 3 | Paiton-Besuki | 25,60 km |
| 4 | Besuki-Situbondo | 42,30 km |
| 5 | Situbondo-Asembagus | 16,76 km |
| 6 | Asembagus-Bajulmati | 37,45 km |
| 7 | Bajulmati-Ketapang | 29,21 km |
Dengan panjang total tersebut, Tol Prosiwangi akan menjadi bagian penting dalam menyambungkan jaringan jalan tol di Pulau Jawa hingga Banyuwangi.
Target Probolinggo-Banyuwangi Cuma Dua Jam
Manfaat terbesar Tol Prosiwangi baru akan terasa ketika seluruh ruas selesai dan beroperasi.
Perjalanan Probolinggo-Banyuwangi yang selama ini membutuhkan sekitar lima jam melalui jalan arteri ditargetkan dapat dipangkas menjadi sekitar dua jam menggunakan jalan tol.
Ruas tersebut juga dirancang menjadi bagian pamungkas jaringan Tol Trans-Jawa yang membentang dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa.
Untuk tahap terdekat, perhatian masyarakat tertuju pada ruas Probolinggo-Besuki. Jika surat resmi pemerintah telah terbit dan uji coba dimulai, masyarakat berkesempatan menjajal tol baru tersebut tanpa tarif selama 14 hari.
Setelah periode tersebut selesai, perjalanan di Tol Prosiwangi akan memasuki fase operasional normal dengan pemberlakuan tarif sesuai ketentuan. (*)
Editor : Ali Sodiqin