Alhamdulillah, Tol Prosiwangi Seksi 3 Lolos Tahap ULFO, Operasi Segera Disiapkan

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB
Tol Prosiwangi dibuka fungsional saat mudik Lebaran 2026. Pemudik bisa melintas gratis ruas Besuki hingga Tol Paiton untuk mengurai kemacetan jalur Pantura.
Tol Prosiwangi Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,6 km menuntaskan ULFO. Operasional koridor tol Probolinggo-Banyuwangi dibidik akhir 2026.

RADAR BANYUWANGI — Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) memasuki tahapan penting menuju pengoperasian. Seksi 3 Paiton–Besuki telah menyelesaikan Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO), membuka jalan bagi persiapan operasional ruas tol yang menjadi penghubung penting kawasan Tapal Kuda hingga Banyuwangi.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyebut proses tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum jalan tol dapat dioperasikan.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, Tol Probolinggo–Banyuwangi atau Prosiwangi yang ditangani dalam koridor Gending–Besuki memiliki panjang 49,68 kilometer.

“Probolinggo-Banyuwangi atau dikenal dengan Prosiwangi sepanjang 49,68 km ini sudah selesai dalam tahapan ULFO di Seksi 3 Paiton-Besuki,” ujar Rivan dalam konferensi pers daring di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Menurut Rivan, persiapan operasional ruas tersebut diharapkan dapat direncanakan pada akhir 2026 atau awal 2027.

Seksi 3 Paiton-Besuki Jadi Titik Penting

Seksi 3 Paiton–Besuki memiliki panjang 25,6 kilometer. Penyelesaian ULFO menandai kemajuan pembangunan koridor Tol Prosiwangi di wilayah timur Jawa Timur.

Namun, selesainya ULFO belum berarti ruas tersebut otomatis langsung dibuka untuk umum. Masih terdapat tahapan yang harus dipenuhi sebelum jalan tol resmi beroperasi.

Sementara itu, Seksi 1 dan Seksi 2 yang menghubungkan Suko hingga Kraksaan sepanjang 24 kilometer telah menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan memperoleh Sertifikat Laik Operasi (SLO).

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga menyiapkan pengoperasian kedua seksi tersebut.

Jika seluruh tahapan berikutnya berjalan sesuai rencana, pengoperasian ruas-ruas yang telah memenuhi persyaratan akan semakin memperpanjang koridor tol menuju wilayah timur Jawa Timur.

Total Tol Prosiwangi Capai 175,40 Kilometer

Secara keseluruhan, Jalan Tol Prosiwangi dirancang memiliki panjang 175,40 kilometer yang terbagi menjadi tujuh seksi.

Rinciannya sebagai berikut:

Seksi Ruas Panjang
Seksi 1 Suko–Kraksaan 12,8 km
Seksi 2 Kraksaan–Paiton 11,2 km
Seksi 3 Paiton–Besuki 25,6 km
Seksi 4 Besuki–Situbondo 42,3 km
Seksi 5 Situbondo–Asembagus 16,7 km
Seksi 6 Asembagus–Bajulmati 37,4 km
Seksi 7 Bajulmati–Ketapang 29,2 km
Total Probolinggo–Banyuwangi 175,40 km

Dari keseluruhan koridor tersebut, progres pada Seksi 1, Seksi 2, dan Seksi 3 menjadi bagian penting dalam upaya menyambungkan jaringan jalan tol menuju Banyuwangi.

Bukan Sekadar Memangkas Waktu Tempuh

Kehadiran Tol Prosiwangi tidak hanya berkaitan dengan perjalanan kendaraan.

Jalan tol ini diharapkan memperkuat konektivitas kawasan Tapal Kuda, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang dan logistik di Jawa Timur.

Koridor tersebut juga membuka akses yang lebih luas menuju kawasan industri, pusat distribusi, serta berbagai destinasi pariwisata di Banyuwangi dan wilayah sekitarnya.

Dengan konektivitas yang semakin baik, waktu tempuh distribusi barang antarkawasan diharapkan lebih efisien. Kondisi itu berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi di daerah yang dilintasi jalan tol.

Dorong Ekonomi Wilayah Timur Jawa Timur

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan jalan tol tidak semata-mata ditujukan sebagai infrastruktur transportasi.

Menurut pemerintah, infrastruktur jalan juga menjadi instrumen untuk memperkuat pemerataan pembangunan wilayah dan mendorong aktivitas ekonomi daerah.

Dalam konteks Prosiwangi, konektivitas menuju Banyuwangi menjadi salah satu bagian penting dari pengembangan koridor ekonomi di wilayah timur Pulau Jawa.

Jaringan tol yang semakin panjang dapat mempertemukan pusat-pusat aktivitas ekonomi, kawasan industri, jalur distribusi, serta destinasi wisata dalam konektivitas transportasi yang lebih terintegrasi.

Target Operasional Akhir 2026 hingga Awal 2027

Setelah Seksi 3 Paiton–Besuki menyelesaikan ULFO, perhatian berikutnya mengarah pada tahapan persiapan operasional.

Jasa Marga menyebut operasional ruas tersebut diharapkan dapat direncanakan pada akhir 2026 atau awal 2027.

Artinya, Tol Prosiwangi kini tidak lagi sebatas proyek pembangunan jangka panjang. Sejumlah bagiannya telah memasuki tahapan kelayakan dan persiapan pengoperasian.

Jika seluruh persyaratan dan tahapan teknis maupun administratif dapat diselesaikan sesuai rencana, koridor jalan tol di kawasan timur Jawa Timur akan semakin mendekati kondisi tersambung.

Pada akhirnya, Prosiwangi diharapkan menjadi salah satu infrastruktur yang memperkuat konektivitas Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, sekaligus membuka akses yang lebih efisien bagi pergerakan orang, barang, investasi, dan aktivitas pariwisata di kawasan Tapal Kuda. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : Kementerian Pekerjaan Umum
Tol Paiton Besuki Seksi 3 Paiton Tol Probolinggo Banyuwangi jalan tol banyuwangi tol prosiwangi